Gaya Hidup

Pengaruh Bahasa SLANG Terhadap Anak Zaman Now

SABBA.ID #Artikel | Banyak yang menyebut generasi yang lahir 1980 sampai 2000-an ini memiliki perilaku berbeda generasi sebelumnya.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi, variasi bahasa dan media sosial merupakan dua hal yang saling berkaitan. Salah satu variasi bahasa yang populer di media sosial adalah bahasa slang atau biasa disebut sebagai bahasa gaul. Slang merupakan ragam bahasa musiman yang dituturkan oleh kelompok sosial tertentu dalam situasi informal. Bahasa slang sebagai bahasa yang populer di media sosial memiliki berbagai macam bentuk yang beraneka ragam. Slang biasanya digunakan untuk berkomunikasi internal di dalam suatu kelompok ataupun untuk membina identitas diri. Berkembangnya bahasa gaul khas anak muda memang kerap terjadi dari generasi ke generasi. Bentuk kosa kata yang tidak sesuai justru menjadi bahasa yang nyaman mereka gunakan sehari-hari.

Buat anak muda, menggunakan bahasa gaul merupakan hal yang menarik dan kekinian. Bagi mereka, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar terlalu formal, apa lagi jika hanya untuk ngobrol-ngobrol santai.

Ngobrol pakai bahasa gaul emang Kita nyaman dan jadi terasa akrab. Tapi Kita harus tahu batasan dan bisa menempatkan diri dimana Kita harus pakai bahasa Indonesia baku dan dimana harus pakai bahasa gaul ya.

Salah satu bahasa gaul yang populer beberapa tahun terakhir ini adalah gabut.

Ada istilah kata gaul yang sering digunakan anak milenial seperti “gabut” menurut generasi milenial “gabut” bukan lagi ( Gaji Buta) seperti awal munculnya. Evolusi bahasa membuat apa itu “gabut” menjelma menjadi istilah yang sangat biasa disematkan pada kegiatan-kegiatan tidak penting yang dilakukan anak muda millenial. Jawaban dari apa itu gabut menurut generasi milenial adalah tidak melakukan apa-apa. Istilah gaul ini dekat dengan rasa binggung dan malas. Nah, agar bisa memahami penempatan nya dalam kehidupan sehari-hari simak penjelasannya lebih jauh.

Biar menengok sejarahnya, istilah gabut dekat dengan sebuah pekerjaan yaitu kependekan dari Gaji Buta.

Gaji buta biasa di dapat ketika seseorang tidak melakukan apa-apa dalam pekerjaannya tetapi mereka mendapat gaji yang penuh. Zaman semakin berubah, istilah gaul pun semakin berevolusi dan mengalami banyak pembaruan serta adaptasi tak terkecuali untuk istilah gabut.

“Apa itu gabut? “

Seseorang yang bingung dengan kegiatannya sendiri. Seseorang yang merasa tidak mengerti harus melakukan apa dan bagaimana untuk mengisi waktu luangnya.

Contohnya;

1.Gabut bnget nih, mau mancing ngga?

2.Libur enaknya jalan-jalan sama temen, gabut dirumah terus.

Ada pula istilah lainnya seperti;

* Gaje

Geje adalah pelafalan dari GJ, yaitu singkatan dari gak jelas. biasa digunakan untuk percakapan ketika lawan bicara berbicara tentang hal – hal yang tidak jelas. Contoh:

A: woi, gue kemaren baru beli kertas, pensil, dan penghapus lho…

b: terus?

a: ya nggak papa curhat aja..

b:geje…

* Gercep

Gercep Merupakan singkatan dari gerakan cepat. Singkatan ini adalah anjuran untuk melakukan sesuatu hal lebih cepat dari biasanya. Contoh:

“Lama banget bro, gercep dong ntar kita gak kebagian nasi gratisnya.”

* Halu

Kata ini adalah kependekan dari halusinasi, yang menggambarkan seseorang dengan khayalan yang tinggi.

Contoh:

A: Ih lama-lama gue perhatiin kok muka gue mirip Angelina Jolie ya?

B: Halu lu, wuuu !!!!

* OTW

OTW singkatan dari “On The Way” yang artinya “Dalam Perjalanan”. Ungkapan ini biasanya digunakan ketika kita sedang dalam perjalanan atau sedang ditunggu oleh seseorang. Contoh :

A: Bro, lagi dimana? Udah ditungguin anak-anak nih. B: Iya ini gue udah OTW kok.

* OMG

OMG kepanjangan dari “Oh My God” yang artinya “Oh Tuhan”. Bagi umat muslim, OMG paling mudah dan paling dekat dengan kata “Ya Allah”. Biasanya digunakan ketika kita melihat sesuatu yang menakjubkan atau mengagetkan.

Contoh :

OMG, Aku melihatnya

* PAP

Kata PAP merupakan singkatan dari bahasa Inggris “Post A Picture” yang berarti unggah sebuah gambar atau kirimkan gambar. Biasanya, orang yang ingin meminta gambar atau foto akan menggunakan kata PAP.

Contoh :

A: Ada kucing lucu di rumahku.

B: Mana? PAP, dong!

* XOXO yang berarti

 (Peluk dan cium)

Yang satu ini adalah bahasa virtual yang artinya “hugs and kisses”. Huruf “X” kan mirip tangan yang direntangkan, sementar huruf “O” mirip bibir yang sedang mengecup.

Contoh :

I Love You, XOXO

* Mager

Kata mager merupakan kependekan dari malas gerak, yang berarti orang yang mager sedang tidak ingin melakukan hal apapun.

Contoh :

A: Ngerjain tugas, yuk!

B: Mager, ah.

* Mantul yang berarti

(Mantap betul)

Mantul : Kata ini adalah singkatan gaul dari kata Mantap Betul. Kata ini sering digunakan sebagai apresiasi, seperti ungkapan pujian.

Contoh :

A: Aku dapat nilai 100, nih!

B: Mantul.

* Baper yang berarti

Baper merupakan kependekan dari Bawa Perasaan, Baper merujuk pada kondisi di mana seseorang terlalu mengambil hati atau perasaan dari setiap perkataan atau tindakan orang lain.

Saat Kamu mendapatkan perkataan atau sikap yang tidak sesuai ekspektasi maka dengan mudah akan terbawa oleh suatu perasaan yang ditimbulkan. Baik itu sedih, marah, kecewa dan sebagainya.

Baper sering kali dipakai ketika seseorang terbawa perasaan senang dan luluh karena menerima kata-kata manis dari pasangan. Sehingga dapat dipahami, bahwa baper atau bawa perasaan meliputi berbagai macam emosi.

Bukan hanya sedih, marah, dan kecewa saja tetapi juga termasuk senang atau gembira.

Contoh: “Yailah, gitu aja baper. Liat foto kucing aja jadi inget mantan”.

* Bucin

Kata bucin merupakan kependekan dari budak cinta. Biasanya orang yang terlalu fokus pada kehidupan cintanya tanpa memedulikan sekitarnya akan disebut bucin.

Contoh :

A: Dua orang itu pacaran mulu.

B: Iya, bucin banget.

* GWS

GWS adalah singkatan dari istilah asing yaitu Get Well Soon. biasanya  untuk disampaikan pada seseorang yang tengah mengalami sakit. Jadi secara harfiah, arti GWS memiliki makna “semoga lekas sembuh” atau “semoga cepat sembuh.”

Contoh :

Jangan lupa banyak istirahat dan minum air putih, GWS my friend.

* Kepo

Kepo sama dengan knowing every particular object, padahal kepo tersebut sebuah akronim. Artinya, sebutan untuk orang yang serba tahu detail dari sesuatu, apapun yang lewat di hadapannya selama itu terlihat oleh matanya walaupun hanya sekelebat.

Contoh:

Idih, Kepo banget sih lu. (artinya adalah ingin tahu urusan orang lain).

*Bengek

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata bengek pada dasarnya berarti “sesak napas”. Tapi, kemudian menjadi ungkapan kiasan dalam mengekspresikan tawa. Bengek menurut pergaulan bahasa zaman sekarang artinya suatu kondisi dimana kamu kesulitan bernafas karena tertawa keras, hampir mati karena tidak bisa bernafas dengan emoticon menangis 😭.

Jadi ketika mereka melihat postingan baik berupa tulisan, gambar, video yang sangat lucu di sosmed membuat mereka tertawa keras, sampai sesak nafas, mereka akan memberi komentar *”bengek”*

Semua kata gaul tersebut lah yang sangat sering di gunakan anak milenial sekarang untuk dirinya yang merasa gaul dan tidak tertinggalan zaman.

Sumber

*belajarbahasa.id

*liputan6.com

Oleh : Indri Safitri (Mahasiswa Akuntan Unpam)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Tinggalkan Balasan

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!