CilegonPemerintahTerkini

BEM Banten Bersatu dan Forkopimda Cilegon Lakukan Sidak Tambang yang Diduga Sebabkan Banjir

Sabba.id- Cilegon,  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat lokasi tambang serta satu kawasan industri Krakatau Bandar Samudera (KBS). Sidak ini dilakukan sebagai respons atas dugaan kerusakan lingkungan dan persoalan drainase aliran air yang berdampak langsung terhadap meningkatnya risiko banjir di Kota Cilegon. (Selasa 20 -01)

Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah indikasi pengelolaan lingkungan yang tidak sesuai ketentuan, khususnya pada sistem drainase dan aliran air yang tertutup, menyempit, bahkan terputus akibat aktivitas pertambangan dan industri. Kondisi ini dinilai memperparah genangan dan banjir saat intensitas hujan tinggi.

Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk nyata pengawalan mahasiswa terhadap kebijakan dan praktik pembangunan di daerah.

“Kami menilai ada kelalaian serius dalam pengelolaan lingkungan, khususnya terkait drainase aliran air. Aktivitas tambang dan industri tidak boleh mengorbankan keselamatan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan ekonomi segelintir pihak,” tegasnya.

BEM Banten Bersatu mendesak:
1. Evaluasi menyeluruh dan transparan terhadap izin operasional tambang dan industri yang disidak.
2. Penertiban dan penegakan hukum tegas bagi pelaku usaha yang melanggar aturan lingkungan.
3. Normalisasi dan perbaikan drainase aliran air yang terdampak aktivitas pertambangan dan industri.
4. Pelibatan publik dan akademisi dalam pengawasan lingkungan secara berkelanjutan.
5. Meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan Pemberhentian aktivitas tambang di musim hujan ini yang akan mengakibatkan Banjir di beberapa jumlah wilayah.

BEM Banten Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Sidak ini bukan akhir, melainkan awal dari pengawasan berkelanjutan demi keselamatan lingkungan dan masyarakat Kota Cilegon.

Advertisement Space

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!