Jelang Idulfitri 1447 H, Andra Soni Tinjau RS di Tangerang dan Serang Raya, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Serang – Gubernur Banten Andra Soni meninjau sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Tangerang Raya dan Serang Raya guna memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Peninjauan dilakukan pada Kamis (19/3/2026) bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, dengan menyasar RSUD Kota Tangerang Selatan, RSU Kabupaten Tangerang, RSUD Kota Tangerang, RSUD Kota Serang, RSUD Banten, hingga RSUD Drajat Prawiranegara.
“Kami ingin memastikan persiapan dan di masa Lebaran masyarakat tetap terlayani,” kata Andra Soni.
Di wilayah Tangerang Raya, Andra mengecek langsung layanan unggulan seperti hemodialisa (cuci darah), ruang rawat inap hingga ruang perawatan intensif. Ia menegaskan, rumah sakit tidak boleh menolak pasien selama fasilitas masih tersedia.
“Kalaupun ruangan belum ada, tetap ditangani di IGD sambil dicarikan solusi, tanpa membiarkan pasien mencari rumah sakit sendiri,” tegasnya.
Dalam kunjungan itu, Andra juga menyempatkan berdialog dengan pasien. Salah satunya Yose Rizal (68), yang tercatat telah menjalani cuci darah sebanyak 417 kali.
“Cuci darah sekarang, nanti bisa Lebaran di rumah,” ujar Yose.
Selain itu, Andra juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Ia mencontohkan pasien yang mengalami komplikasi akibat tidak rutin melakukan kontrol kesehatan.
Sementara di wilayah Serang Raya, Andra Soni menyoroti peran tenaga kesehatan (nakes) yang tetap bertugas di tengah suasana Ramadan hingga Idulfitri.
“Tenaga kesehatan ini garda terdepan yang tidak pernah libur,” ujarnya.
Menurutnya, masa mudik dan libur Lebaran merupakan periode rawan meningkatnya kasus kesehatan, mulai dari kelelahan perjalanan, penyakit akibat cuaca, hingga kecelakaan lalu lintas.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan unsur pendukung lainnya.
“Terima kasih kepada dokter, perawat, petugas keamanan, kebersihan, dan seluruh jajaran yang tetap melayani masyarakat,” ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Andra juga menyapa keluarga pasien. Dewi (27), warga Cikeusal, yang tengah menunggu adiknya dirawat di ruang ICU RSUD Drajat Prawiranegara, mengaku mendapat semangat setelah bertemu Gubernur.
“Saya merasa lebih termotivasi, semoga adik saya segera sembuh,” katanya.
Hal serupa disampaikan Samuga (75), yang mendampingi istrinya dirawat di RSUD Banten.
“Terima kasih atas perhatian dan doanya,” ujarnya.
Peninjauan ini juga menunjukkan sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah. Di Kota Serang, Andra didampingi Wali Kota Serang Budi Rustandi, sementara di Kabupaten Serang didampingi Wakil Bupati Najib Hamas. Di Tangerang Raya, turut mendampingi kepala daerah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya telah menyiapkan posko kesehatan di berbagai titik strategis.
“Ada 94 posko kesehatan di delapan kabupaten/kota, tersebar di jalur mudik, tempat wisata, pelabuhan, bandara, stasiun, dan terminal,” ujarnya.
Selain itu, layanan puskesmas di seluruh Provinsi Banten juga diaktifkan selama 24 jam.
Dengan langkah tersebut, Pemprov Banten memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal selama periode libur Idulfitri.





