PolitikRuang TokohSerang

Dwi Nopriadi: Kesadaran Kolektif dalam Aspek Geopolitik

Disusun oleh : Dwi Nopriadi Atma Wijaya

Geopolitik berhubungan dengan bagaimana suatu negara memanfaatkan posisi geografis, sumber daya, dan dinamika lingkungan strategis untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya. Dalam konteks Indonesia, geopolitik tidak hanya dipahami oleh negara dan aparat strategis, tetapi juga menuntut kesadaran kolektif masyarakat. Tanpa kesadaran publik yang kuat, strategi geopolitik negara akan melemah karena tidak didukung oleh partisipasi sosial, nasionalisme rasional, dan kewaspadaan bersama. Indonesia memiliki posisi geopolitik yang unik: berada di persilangan dua benua, dua samudra, jalur perdagangan dunia, serta dikelilingi negara-negara besar yang memiliki kepentingan beragam. Kondisi ini menjadikan kesadaran kolektif sebagai elemen penting untuk menjaga kedaulatan, stabilitas, dan kohesi nasional.

Advertisement Space

1. Kesadaran Kolektif terhadap Lokasi Strategis Indonesia

Indonesia berada pada jalur perdagangan global seperti Selat Malaka, Selat Sunda, dan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Posisi ini membawa peluang ekonomi sekaligus ancaman keamanan. Example: Selat Malaka, salah satu jalur tersibuk di dunia, menghadapi ancaman pembajakan dan penyelundupan. Partisipasi masyarakat pesisir dalam melaporkan aktivitas mencurigakan membantu memperkuat keamanan maritim. ALKI I–III menjadi jalur internasional sehingga kesadaran masyarakat pesisir untuk mendukung patroli keamanan dan menjaga lingkungan laut berkontribusi pada stabilitas perairan. Kesadaran kolektif ini penting agar masyarakat memahami mengapa isu maritim adalah bagian dari kepentingan geopolitik nasional.

2. Kesadaran Kolektif terhadap Batas Wilayah dan Kedaulatan

Isu batas negara, baik darat maupun laut, memerlukan dukungan masyarakat. Pelanggaran batas, ilegal fishing, maupun konflik perbatasan tidak hanya menjadi urusan negara, tetapi memerlukan partisipasi warga lokal. Example: Di Natuna Utara, nelayan lokal yang terus melaut di wilayah ZEE Indonesia menjadi “penanda kehadiran” yang memperkuat klaim kedaulatan. Di Perbatasan Indonesia–Malaysia atau Indonesia–Papua Nugini, masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan berperan penting dalam menjaga integrasi sosial dan keamanan. Kesadaran kolektif terhadap batas negara memperkuat ketahanan geopolitik karena keberadaan warga adalah bukti hidup kedaulatan.

3. Kesadaran Kolektif dalam Menghadapi Persaingan Geopolitik Global

Advertisement Space

Indonesia berada di kawasan Indo-Pasifik yang menjadi ajang persaingan kekuatan besar. Masyarakat perlu memahami bahwa isu global seperti konflik Laut Cina Selatan, persaingan ekonomi, hingga pengaruh teknologi asing memiliki dampak langsung terhadap Indonesia.

Contoh: Wacana penggunaan teknologi digital dari negara-negara besar mendorong Indonesia memperkuat keamanan siber. Kesadaran publik untuk menjaga data pribadi dan keamanan digital membantu negara menjaga kedaulatan teknologi. Konflik Laut Cina Selatan memengaruhi jalur perdagangan Indonesia. Pemahaman publik terhadap pentingnya diplomasi maritim membantu mendukung kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas-aktif. Kesadaran masyarakat terhadap dinamika global ini menumbuhkan rasionalitas dalam melihat isu internasional tanpa mudah terpengaruh propaganda.

4. Kesadaran Kolektif terhadap Ketahanan Ekonomi sebagai Unsur Geopolitik

Geopolitik saat ini tidak hanya militeristik, tetapi juga ekonomi. Kendali atas teknologi, energi, pangan, dan rantai pasok menjadi bagian penting dalam mempertahankan kedaulatan nasional.

Contoh : Krisis global yang memengaruhi harga pangan mendorong gerakan ketahanan pangan lokal, seperti urban farming atau diversifikasi hasil pertanian. Partisipasi publik membantu mengurangi kerentanan nasional. Dalam isu energi, dukungan masyarakat terhadap transisi energi memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi perubahan geopolitik energi global, termasuk ketergantungan pada bahan bakar fosil. Ketahanan ekonomi berbasis partisipasi masyarakat memperkuat bargaining position Indonesia dalam percaturan internasional.

5. Kesadaran Kolektif dalam Pertahanan Non-Militer

Geopolitik modern juga menyangkut ancaman nonmiliter seperti informasi, siber, kesehatan, dan lingkungan. Partisipasi publik menjadi kunci untuk menghadapi ancaman multidimensional ini.

Contoh : Pandemi global memperlihatkan bahwa ketahanan kesehatan adalah bagian dari geopolitik. Disiplin publik dalam menjalankan protokol kesehatan berkontribusi terhadap stabilitas nasional. Ancaman perubahan iklim mendorong kesadaran publik terhadap pengelolaan lingkungan dan bencana. Indonesia yang berada di Ring of Fire membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana bagian dari ketahanan geopolitik.

6. Kesadaran Kolektif dan Diplomasi Publik

Diplomasi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat. Publik yang berpengetahuan geopolitik dapat berkontribusi pada citra dan posisi Indonesia di dunia.

Contoh : Pelajar, diaspora, dan komunitas kreatif Indonesia yang aktif di luar negeri mampu membangun citra positif bangsa, memperkuat diplomasi budaya. Partisipasi masyarakat dalam forum internasional tentang lingkungan, HAM, atau ekonomi memperlihatkan peran publik sebagai aktor pendukung diplomasi negara. Inilah bentuk kesadaran kolektif yang melampaui batas domestik.

Kesimpulan

Kesadaran kolektif dalam aspek geopolitik merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Indonesia memiliki posisi strategis yang menghadirkan peluang dan ancaman, sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman bersama mengenai pentingnya kedaulatan maritim, batas negara, ketahanan ekonomi, keamanan digital, hingga dinamika persaingan global. Ketika publik memiliki kesadaran geopolitik yang matang, strategi negara menjadi lebih kuat, kebijakan luar negeri mendapat legitimasi sosial, dan ketahanan nasional dapat terjaga secara menyeluruh.

Kesadaran ini pada akhirnya membentuk masyarakat yang waspada, rasional, dan berorientasi pada kepentingan bersama suatu syarat mutlak bagi Indonesia untuk tetap berdiri kokoh dalam arus perubahan dunia.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!