
Pelantikan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Serang periode 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung pada Hari Sabtu, 25 Oktober 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mendorong budaya literasi serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya belajar nonformal.
Kegiatan ini juga di hadiri oleh Gubernur Banten, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Serang serta Ketua Forum Taman Bacaan Masyarkat Provinsi Banten serta unsur – unsur Pemerintah lainnya.
Nana Heryatna, Ketua Forum TBM Kota Serang memiliki visi besar untuk menjadikan setiap lingkungan khususnya di Kota Serang agar memiliki taman bacaan masyarakat serta berperan aktif sebagai pusat literasi.
” Ketua Forum TBM Nana Heryatna mengungkapkan, melalui kepengurusan baru, Forum TBM Kota Serang kedepannya dapat menjadii lembaga yang demokratis, mandiri, dan profesional”. Ungkapnya
Selain itu Nana menekankan, forum ini juga siap berperan aktif dalam mendukung program nasional pemberantasan buta aksara, mengembangkan minat baca masyarakat, serta menjadi wadah aspirasi bagi para pengelola TBM di berbagai wilayah.
” Dengan adanya forum ini, saya selaku Ketua mengajak kepada teman-teman Pengurus maupun anggota FTBM khususnya di Kota Serang, agar dapat manjadi wadah gerakan literasi di masyarakat dalam menciptakan kesadaran terhadap pentingnya belajar nonformal”. Tambahnya
Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang baru, Forum TBM Kota Serang optimis dalam menjadikan literasi sebagai gerakan sosial yang hidup di tengah masyarakat.
Sesuai dengan Tujuannya membangun masyarakat pembelajar (learning society) yang terbebas dari keterbelakangan dan kemiskinan, dengan literasi sebagai fondasi utama kemajuan.
Melalui berbagai inisiatif, pelatihan, dan kemitraan strategis, Forum TBM Kota Serang berharap dapat memperluas jangkauan taman bacaan hingga ke pelosok lingkungan, sehingga setiap warga memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan dan bahan bacaan yang bermanfaat.
Mereka percaya, taman bacaan bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga ruang tumbuhnya ide, diskusi, dan inovasi menuju masyarakat yang cerdas dan berdaya saing.





