MTsN 4 Kabupaten Serang Selenggarakan LDKS OSIM dan Upgrading MPK

Serang – Sabtu (13/9/25) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Kabupaten Serang melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) sekaligus Upgrading Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Kegiatan ini diselenggarakan di Sumur Kenclong, Anyer dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Pemimpin yang Berkarakter, Demokratis, dan Bertanggung Jawab.” Yang dibuka langsung oleh kepala madrasah MTs N 4 Kabupaten Serang. H. Agus Suherman, S. Pd, M.M. Pd.
Kegiatan LDKS dan Upgrading MPK ini dipanitiai oleh pembina OSIM yakni Fina Fahriah, M. Pd, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Hidayat, S. Pd, serta pengurus OSIS MTsN 4 Kabupaten Serang. Selain itu, turut berperan serta Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 11 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang ikut mendampingi dan membantu jalannya kegiatan.
Acara ini diikuti oleh 102 peserta, terdiri dari 62 anggota OSIM dan 40 anggota MPK. panitia menerangkan dalam rilisnya tema yang diusung diambil karena madrasah ingin mencetak kader-kader pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam karakter, mampu bersikap adil, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban.

Fina Fahriah pembina OSIM mengatakan kegiatan LDKS dan Upgrading MPK merupakan agenda penting dalam membekali para pengurus OSIM dan MPK dengan keterampilan dasar kepemimpinan, pengetahuan organisasi, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab.
“Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan diantaranya yaitu pemberian materi tentang Manajemen organisasi, team building (pelatihan kerja sama tim), Manajemen persidangan, dan kepemimpinan.” Terang Fina.
Lebih lanjut seperti dikutip dalam rilis. Kehadiran mahasiswa PLP Integratif kelompok 11 dari UIN Banten menurut Fina memberikan kontribusi positif dengan turut serta menjadi fasilitator dalam materi, pendamping kegiatan, serta penggerak suasana kebersamaan di antara peserta.
Salah satu peserta, Cut Nur Ashifa, mengungkapkan bahwa kegiatan LDKS kali ini cukup melelahkan karena padat dan intensif, terutama dengan aktivitas fisik seperti latihan kedisiplinan serta diskusi panjang yang harus diikuti. Namun, di balik rasa lelah tersebut, ia mengaku sangat senang karena kegiatan dirancang secara inovatif dan menarik.
“Saya mendapat banyak materi, mulai dari kepemimpinan, organisasi, hingga teknik sidang. Dari materi kepemimpinan, saya belajar bagaimana menjadi pemimpin yang berwawasan luas dan adil terhadap semua orang. Dari organisasi, saya memahami bahwa di dalamnya kita harus saling membantu dan belajar bertanggung jawab. Sedangkan dari materi sidang, saya mendapat pelajaran penting bahwa sebelum mengambil keputusan, kita harus mendengarkan pendapat orang lain terlebih dahulu dan tidak boleh hanya mementingkan ego sendiri,” jelasnya.
Ashifa menambahkan bahwa LDKS bukan hanya memberikan ilmu, tetapi juga pengalaman yang memperluas wawasan serta melatih disiplin dalam mengatur waktu.
“Menurut saya acaranya sangat seru, membuat kita lebih berwawasan luas, dan melatih kedisiplinan, khususnya dalam membagi waktu,” tutupnya.
Sementara itu, peserta lain, Gisni Sebia, juga menyampaikan kesan serupa. Ia merasa bahwa kegiatan ini meskipun melelahkan, tetap meninggalkan kesan yang menyenangkan dan penuh pengalaman berharga.
“Acara kemarin sangat seru. Kalau dibilang capek ya semuanya juga capek, tapi saya tetap sangat senang karena mendapatkan pengalaman baru,” ujarnya.
Gisni mengaku banyak memperoleh ilmu baru, khususnya terkait teknik sidang, serta kesempatan untuk menambah teman baru.
“Saya dapat ilmu baru tentang teknik sidang dan hal-hal lain. Selain itu, saya juga mendapatkan teman-teman baru yang membuat suasana semakin akrab,” tambahnya.
Bagi Gisni, LDKS sangat bermanfaat karena melatih kedisiplinan, kerja sama, serta kepemimpinan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan konsep yang semakin seru dan bermakna.
“Kesan saya, LDKS ini sangat bermanfaat. Harapan saya, semoga kegiatan ini terus ada dengan konsep yang lebih menarik dan penuh makna,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengurus OSIM dan MPK MTsN 4 Kabupaten Serang semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menumbuhkan budaya demokratis di lingkungan madrasah.