Ratusan Massa KUMALA Perwakilan Serang Demo, Tuntut Perbaikan Pendidikan dan Infrastruktur

Serang – Ratusan massa dari KUMALA Perwakilan Serang menggelar aksi demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi terkait satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah. Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan kekecewaan terhadap kinerja pemerintah yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program serta memenuhi hak-hak rakyat.
Massa menyampaikan sepuluh tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Banten, di antaranya perbaikan sistem pendidikan, peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur pendidikan, serta mewujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis, dan mengabdi kepada rakyat.
Koordinator Aksi, Muhammad Wahyudin, menegaskan bahwa kondisi pendidikan di Banten harus segera dibenahi.
“Pendidikan adalah hak dasar rakyat. Pemerintah tidak boleh abai terhadap kualitas dan pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Selain itu, massa juga menuntut ketegasan pemerintah terhadap pengelola wisata pantai yang tidak menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung. Mereka menyoroti buruknya kondisi infrastruktur jalan di Banten yang dinilai telah memakan korban jiwa.
Wahyudin juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program penanggulangan kemiskinan.
“Program pengentasan kemiskinan harus berbasis pemberdayaan ekonomi produktif, bukan sekadar bantuan administratif dan seremonial,” tegasnya.
Ketua Umum KUMALA Perwakilan Serang, Riko Roland, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk komitmen organisasi dalam mengawal kebijakan publik.
“Kami akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar berpihak kepada rakyat. Jika tidak ada perubahan nyata, kami siap kembali turun ke jalan,” kata Riko.
Aksi demonstrasi berlangsung damai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.





