KomunitasPandeglangTerkini

Himpunan Mahasiswa Munjul (Himamu) Gelar Pembelajaran Dasar Kepemimpinan (Peledak)

SABBA ID | Pandeglang – Minggu (19/9). Himpunan Mahasiswa Munjul (HIMAMU) menggelar Pembelajaran Dasar Kepemimpinan (PELEDAK) dengan materi-materi pengembangan diri yang bertujuan untuk mencetak mahasiswa berkualitas di era milenial.

Pembelajaran Dasar Kepemimpinan tersebut bertempat di Mtsn 4 Pandeglang yang digelar sejak tanggal 18-19 September 2021 dan diikuti para mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Munjul.

Menurut Ketua Pelaksana Adhi Khoiril Wiradhika selain menyajikan materi-materi wajib kaderisasi seperti Kepemimpinan, Sejarah Himamu, juga di tambah materi-materi pengembangan diri peserta juga diajarkan bagaimana berdiskusi dengan baik.

“Mereka juga diajarkan bagaimana berdiskusi yang baik, debat, public speking, enterprener, sosial budaya, jurnalistik, dinamika kelompok, teknik persidangan, pengatar ilmu politik, analisi SWOT dan manajemen Isu serta pedoman kesekretariatan,” kata Adhi.

Adhi juga berharap kader-kader yang lahir dari Pembelajaran Dasar Kepemimpinan di HIMAMU itu merupakan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas dan dapat bersaing dengan tantangan zaman di era milenial sekarang ini.

Selanjutnya Adhi menambahkan setelah mereka lulus PELEDAK selanjutnta akan diberdayakan Di sekretariat dan melakukan pendalaman dan penajaman materi-materi yang sudah didapatkan melalui forum Up Grading maupun Folloow Up.

“Fokus kami ketika PELEDAK ini selesai peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya bagaimana membentuk kepribadian para kader yang memang benar-benar berkualitas baik dari segi wawasan keilmuannya, sikap maupun keislamannya,” Tambah Adhi

Ketua Umum HIMAMU Imal Hak juga menambahkan bahwa ini adalah PELEDAK pertama yang diselenggarakan oleh HIMAMU

“Ini Kegiatan Kepemimpinan pertama HIMAMU Semoga kegiatan-kegiatan itu bermanfaat bagi mahasiswa terutama mahasiswa baru yang mengenal dunia perkuliahan agar lebih aktif tidak hanya kuliah namun juga berorganisasi untuk menambah jaringan,” katanya. (Rls/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!