PandeglangTerkini

Mengenal Sosok Ahmad Adharudin, Tokoh Muda Calon Kepala Desa Tegal Papak

SABBA.ID | Tokoh muda yang satu ini mungkin tidak begitu asing terutama di kalangan aktivis sosial kemasyarakatan. Adalah Ahmad Adharudin, seorang Pemuda aktif dan enerjik dengan berbagai kegiatan sosialnya di masyarakat baik secara profesional maupun sukarelawan. Ditemui di kediamannya Kampung Ciomas Desa Tegal Papak Kecamatan Pagelaran, Adhar (begitu Dia disapa) bercerita mengenai dirinya dan pencalonannya dalam  ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2021 ini.

Adhar bukan dari keluarga yang berada, dia lahir dan dibesarkan dari keluarga sederhana di Kampung Ciomas, Desa Tegalapapak, Kecamatan Pagelaran. Ayahandanya Almarhum meskipun bukan Ustad ataupun kiyai tetapi boleh dibilang salah satu Tokoh Agama di kampungnya. Adhar sendiri merupakan sosok yang kharismatik, dikenal baik ditengah masyarakat dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan setiap malam Jum’at  pengajian rutin bersama keluarga nya.

Sosok Pria yang juga akrab di panggil “emet” ini dikenal baik dan “supel” dengan semua kalangan. Aktif di kegiatan kepemudaan baik tingkat Desa maupun kecamatan, bahkan sesekali dia mewakili Desanya dalam pertandingan Catur di tingkat Kecamatan sampai kabupaten, Catur adalah Cabang olahraga yang menjadi hobinya. Adhar  juga diketahui sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pandeglang Versi Kak Seto, organisasi yang konsen mengadvokasi kasus-kasus anak (kekerasan, pencabulan, ketidakadilan dll); beberapa kali dirinya bertemu dengan Kak Seto.

Soal ini Adhar mengaku sangat peduli terhadap anak dan prihatin ketika ada tindak kekerasan yang menimpa anak. Adhar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ada kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2021 sangat banyak kasus, angka ini tergolong tinggi di tengah Pandemi terjadi. Karena alasan itulah Adhar mau dengan sukarela menjadi Pengurus Lembaga Perlindungan Anak.

Adhar sangat aktif di Masyarakat. Jangan ditanya soal perannya, Profesinya sebagai Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program besutan Kementerian Sosial yang tugasnya  adalah membantu masyarakat dalam mendapatkan haknya sebagai warga. Sudah kurang lebih 9 tahun Adhar menjalani profesi sebagai Pendamping PKH, begitu banyak kesan suka-duka yang dialaminya. Pernah suatu ketika Adhar membantu  Ibu KPM (keluarga penerima manfaat) yang hendak melahirkan; mengantarkannya ke Puskesmas, mengurus surat ini itu “pokoknya Saya udah Seperti suaminya”, kenang Adhar sambil tersenyum. Hal itu ia jalani dengan ikhlas tanpa mengahrapkan Imbalan apa-apa.

“Menolong orang itu kan ibadah Siapa yang berjalan untuk  membantu saudaranya sesama muslim maka Allah akan menuliskan baginya suatu  kebaikan dari tiap langkah kakinya sampai dia pulang dari menolong orang  tersebut” ujar Adhar mengutip sebuah Hadist.

Saat ditanya soal pencalonannya pada Pemilihan Kepala Desa Tegal Papak, Adhar mengaku ingin bisa lebih banyak menolong orang khususnya Masyarkat di Desanya, bukan karena ingin Jabatan apalagi memperkaya diri. Dirinya mengatakan:

“Kepala Desa itu pelayanan, dia pelaksana amanat Undang-undang untuk mengelola Desa dengan anggaran-anggaran yang diberikan, maka Saya ingin mengabdikan diri Saya; mengelola Desa dengan Gagasan-gagasan yang Saya miliki untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat, itu pointnya”

Ada empat calon Kepala Desa yang berkompetisi di Desa Tegal Papak, Adhar sendiri mendapatkan nomor Urut 4 dengan bendera berwarna biru.Biru adalah warna favorit semua orang. … Biru juga mewakili makna kedalaman, kepercayaan, kesetiaan, ketulusan, kebijaksanaan, kepercayaan, stabilitas, iman, surga, dan kecerdasan. Dari perspektif psikologi warna, arti warna biru adalah dapat diandalkan dan bertanggung jawab.
Adhar mengusung Visi “Terwujudnya Pembangunan Seluruh Aspek menuju Kehidupan Masyarakat Tegal Papak yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera menjadi Desa yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur”.

Ada 7 point Misi sebagai penjabaran dari Visinya dua diantaranya adalah 1) Meningkatkan Ketahanan ekonomi dengan menggalakan usaha ekonomi kerakyatan melalui program strategis di bidang pertanian, pemasaran, koperasi, usaha kecil dan menengah serta pariwisata. 2) Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sehingga masyarakat dapat terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan.

Adhar mengatakan Pelaku pembangunan Desa adalah masyarakat Desa sendiri, Pemerintah Desa mestinya hanya melayani karena yang merencanakan pembangunan adalah masyarakat melalui musyawarah dari bawah (Musdus, Musdes dan Musrenbangdes). Dari sini maka terbentuklah yang namanya Inklusi Sosial di mana setiapa warga dari berbagai kelompok dapat berpartisipasi sesuai kepentingan kelompoknya.

“Saya minta do’anya semoga mendapatkan hasil yang terbaik, Karena Saya hanya ingin yang terbaik untuk Desa Saya dan akan berikhtiar untuk mewujudkannya. Mudah-mudahn Allah (SWT) meridhoi”, dan mudah2an yang jadi kepala desa tegalpapak ini orang yang terbaik yang bisa memberikan semangat baru dan perubahan baru menuju desa yang maju.
pungkasnya.

Sementara itu para tokoh dan ustadz Desa Tegal Papak, yang tidak mau disebutkan namanya…mendukung langkah Adhar untuk menjadi Kepala Desa Tegal Papak. Para tokoh dan Ustadz menilai Adhar orang lurus tidak “mencla-mencle seperti pemuda kebanyakan. “Jalmi sae etamah teu loba laga sareng gaduhpengalaman, hayu urang dukung” (orang baik tidak banyak tingkah mari kita dukung-Red), ujar sang para tokoh dan ustadz.

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!