
Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dinilai telah bergerak cepat dalam merespons aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM jenis Pertalite. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengambil langkah sigap dengan mengusulkan kepada pemerintah agar harga Pertalite tidak dinaikkan.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah. Presiden Republik Indonesia pun memprioritaskan kebijakan agar harga BBM, khususnya Pertalite, tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat.
Ketua Umum DPP Persatuan Moderat Nasional (PMN), Kiki Fauzi, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat DPR RI, khususnya Sufmi Dasco Ahmad, serta keputusan pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pak Dasco yang telah mengusulkan kepada pemerintah agar BBM Pertalite tidak naik. Alhamdulillah, pemerintah juga merespons dengan baik. Bapak Presiden memprioritaskan agar harga BBM tidak naik, karena jika naik dampaknya akan sangat dirasakan masyarakat, termasuk kenaikan harga bahan pokok,” ujar Kiki Fauzi di Kantor DPP PMN, Jl. Mangga Besar IV E No. 12A, RT 07 RW 02, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
Kiki Fauzi juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi hoaks yang beredar terkait kenaikan harga BBM. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi penimbunan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang cepat tanggap dalam menanggapi isu hoaks. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan penimbunan BBM. Gunakan BBM secara hemat dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
DPP PMN berharap sinergi antara DPR RI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dapat terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

