KesehatanTangerang Raya

PMI Kota Tangerang Gelar Humanity in Ramadan dan Siaga Lebaran

SABBA.id, Tangerang Raya – ‎Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar kegiatan Humanity in Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus Siaga Lebaran relawan menjelang arus mudik Lebaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PMI Kota Tangerang pada Jumat, 6 Maret 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel siaga Lebaran, pembagian takjil kepada masyarakat, tausyiah Ramadan, hingga buka puasa bersama.

Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, mengatakan, program Humanity in Ramadan merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini melibatkan pengurus dan relawan PMI untuk berbagi kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan.

“PMI Kota Tangerang menggelar program Humanity in Ramadan yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan. Kegiatan ini diisi berbagai aktivitas kemanusiaan, seperti berbagi kepada sesama dengan melibatkan pengurus serta para relawan PMI,” ujarnya.

Selain itu, PMI Kota Tangerang juga menyiapkan posko siaga Lebaran guna membantu masyarakat selama arus mudik dan arus balik. Menurutnya, posko tersebut disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama bagi pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.

Advertisement Space

Jika kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas PMI akan membantu merujuk ke rumah sakit terdekat.

“Tahun ini, PMI Kota Tangerang menyiapkan tiga titik posko siaga, yakni di sekitar Terminal Poris Plawad, Pos Polisi Robinson, pos polisi Jatake, kantor PMI Kota Tangerang, dan pos polisi Jatake. Sebanyak 30 relawan akan diterjunkan untuk bertugas secara bergantian di tiga lokasi tersebut,” katanya.

Relawan yang bertugas telah dibekali pelatihan dasar pertolongan pertama serta memiliki sertifikasi penanganan kondisi darurat.

“Relawan yang bertugas sudah dibekali pelatihan dan sertifikasi. Misalnya jika ada kasus henti jantung, penanganan harus cepat karena dalam beberapa menit saja tubuh bisa kekurangan oksigen. Karena itu relawan kami dilatih untuk memberikan pertolongan pertama sebelum pasien dirujuk,” jelasnya.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kasus yang paling sering ditemukan di posko siaga adalah pemudik yang mengalami kelelahan, pusing, hingga tekanan darah tidak stabil. Petugas biasanya melakukan pemeriksaan awal seperti mengecek tensi darah dan kondisi fisik pemudik.

Posko siaga Lebaran PMI dijadwalkan beroperasi pada 16 hingga 21 Maret. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Pada dasarnya kita semua manusia. Dalam kemanusiaan kita tidak melihat siapa orangnya, yang penting ketika ada yang membutuhkan bantuan, kita harus hadir membantu,” pungkasnya.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!