KomunitasSerangTerkini

11 Hari Pertama Kerja Tatu-Pandji, Ormawa Serang Barat Plus Turun Aksi

SABBA.ID | Serang, – Kelompok Serang Barat Plus yang terdiri dari beberapa organisasi turun aksi siang tadi, Senin (8/3). Empat organisasi tersebut adalah Ikatan Mahasiswa Bojonegara Pulo Ampel (IKMBP), Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK), Himpunan Mahasiswa Warunginkurung (HIMAWAR), dan Himpunan Mahasiswa Gunung Sari (HIMAGU).

Tema yang diusung pada aksi kali ini yaitu “Sebelas hari bekerjanya Bupati dan Wakil Bupati Serang. Pemkab Serang duduk manis, Masyarakat Serang menangis”, yang ditulis dalam bahasa daerah oleh massa aksi.

Aksi ini digelar dengan maksud mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa, untuk tidak terlena dengan euforia kemenangannya. Karena Tatu-Pandji ditunggu dengan segudang pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di periode pertamanya, dan dituntut untuk diselesaikan pada periode kedua ini.

Terdapat beberapa tuntutan yang Kelompok Serang Barat Plus layangkan diantaranya menyelesaikan permasalahan eksploitasi alam, pemerataan pembangunan di setiap daerah, perhatian lebih terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, dan mewujudkan reformasi birokrasi yang baik.

Naufal Rohman selaku koordinator lapangan (korlap) dalam aksi tersebut menyebutkan beberapa tuntutan yang diajukan. Pihaknya juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menindak tegas galian C yang ilegal di Waringinkurung dan Bojonegara Pulo Ampel.

“Banyaknya jalanan rusak dan jalan-jalan yang belum dibeton juga menjadi tuntutan kami. Kurangnya APD lengkap di Puskesmas Waringinkurung, kemudian di Gunungsari belum adanya sektor keamanan,” Tegasnya.

“Semoga Pemkab Serang mampu untuk memberikan sebuah solusi dan menyelesaikan segala bentuk problematika di Kabupaten Serang Khususnya Serang Barat”. Imbuhnya (Iman/Red)

Show More

Muhamad Iman Firdaus

You will never know if you never try

Komentari Berita

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!