JabodetabekPendidikanTerkini

Dema UIN Banten Raih Dua Penghargaan Nasional Karya Tulis Essai Moderasi Beragama

SABBA.ID | TANGERANG – Dema PTKIN se-Indonesia adakan acara pembacaan rekor muri karya tulis esai moderasi beragama terbanyak dan duta moderasi beragama tahun 2021 oleh Dema PTKIN se-Indonesia, di gedung Student Center, Ciputat, Tangerang Selatan. Selasa (30/11/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam 1 hari, dimulai pada jam 10.00 WIB sampai dengan jam 16.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh Dema PTKIN se-Indonesia.

Faiz Naufal Alfarisi, selaku Presma UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menyampaikan apresiasi terkait kegiatan Garasi (Gerakan Literasi) Dema PTKIN se-Indonesia yang diadakan sebulan lalu, dan puncaknya pada hari Selasa mengenai pembacaan rekor muri esai terbanyak dan pemilihan duta moderasi beragama tahun 2021.

“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembacaan rekor muri esai terbanyak dan pemilihan duta moderasi beragama tahun 2021 yang diadakan oleh Dema PTKIN se-Indonesia terlebih dengan masuknya ketegori 30 nominasi esai terbanyak dan duta moderasi beragama dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yaitu atas nama Taufik Rahmatul Insan dan Handre Kusnadi”

Handre Kusnandi, mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), selaku yang masuk nominasi duta moderasi beragama tahun 2021, menyampaikan turut berbangga dan berterima kasih atas dukungan dari teman-teman dan terkhusus Dema Universitas Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

“Saya turut bangga dapat mewakilkan menjadi duta moderasi beragama tahun 2021 yang diadakan oleh Dema PTKIN se-Indonesia. Kemudian saya juga berterimakasih sebanyak-banyaknya atas dukungan moril teman-teman dan juga terkhusus kepada Dema Universitas Sultan Maulana Hasanuddin Banten, sehingga saya dapat dipercaya mewakilkan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam ketegori duta moderasi beragama tahun 2021 yang diadakan oleh Dema PTKIN se-Indonesia,” tuturnya. (Clwn/red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!