KomunitasSerangTerkini

HMPB Tolak Rencana Pembuangan Sampah Tangsel di Kota Serang

SABBA.ID | Serang – Kota serang dijuluki sebagai kota madani namun, saat ini disebut akan menjadi negeri sampah yang timbul dari statemen Walikota Serang terkait rencana Kerjasama penerimaan alokasi sampah dari Tanggerang Selatan sebanyak 400 ton perharinya ke Kota Serang, konon katanya, dengan dalih keuntungannya untuk memperbaiki sarana persarana TPSA semata wayang milik Kota Serang

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Peduli Banten (HMPB) M. Yusuf Mahardikha mengatakan

“jika keinginan Walikota tersebut teramini, kedepanya akan melemahkan kondisi ketahanan TPSA serta menimbulkan implikasi berbagai masalah jangka Panjang pada lingkungan. dan yang dikhawatirkan semakin terancamnya jaminan kesehatan masyarakat setempat. TPSA Cilowong adalah TPSA semata wayang, harusnya bisa di Kelola dengan baik apalagi saat ini kondisi TPSA Cilowong kurang begitu optimal dalam system pengelolaan, berkaca pada tahun 2019 TPSA pernah mengalami longsor hingga mengakibatkan hilangnya 2 orang” Ucapnya

Selain itu Yusuf Mahardikha Menegaskan.

“seharusnya Pemerintah Kota Serang mengurangi pengiriman sampah agar kondisi TPSA Cilowong juga tidak semakin memburuk, dengan adanya pengiriman sampah 400 Ton perhari dari Kota Tangerang saya menilai Walikota Serang menghiraukan jaminan keselamatan lingkungan maupun masyarakat, kemudia Walikota juga dinilai gagal dalam menangani sampah dikota Serang” Tegas Yusuf.

Lanjut Yusuf ia menilai harusnya untuk mencari keuntungan atau pendapatan tidak mesti mengorbankan kenyamanan dan kesehatan warga Kota Serang

“Untuk mencari keutungan atau pendapatan daerah tidak mesti mengorbankan kenyamanan, keelokan, kesehatan, baik itu lingkungan maupun masyarakat, artinya, jangan jadikan lingkungan kota serang sebagai negeri sampah dan utamakan kesehatan masyarakat” Terangnya

Terakhir Pimpinan PP HMPB ini juga mengatakan mestinya Walikota Serang merekonsiliasi kegagalan yang sebelumnya terjadi, terkait penanganan sampah dibeberapa wilayah ditahun 2019-2020 sebelumnya

“Walikota serang telah gagal dan tidak konsisten dengan adanya inabilitas dan dekadensi dalam penanganan sampah dikota serang. padahal, jika Menilik tahun 2019-2020 Walikota Serang kesulitan tangani sampah di beberapa wilayah kota serang hal tersebut, harusnya menjadi Rekonsiliasi prioritas penanggulangan sampah di kota sendiri bukan memfasilitasi kota yang bukan tanggung jawabnya” Tandas Yusuf (Dika/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!