
SABBA.ID | Lebak – Disituasi pandemi saat ini sangat membawa dampak bagi seluruh kalangan, terutama dari segi ekonomi.
Banyaknya perusahaan besar maupun kecil ikut tumbang akibat adanya wabah Covid-19. Namun, tak semua bidang usaha terkena imbasnya, justru ada usaha yang produknya tumbuh di kala pandemi.
Salah satunya AMH, produk jahe bubuk atau jahe seduh instant buatan PT. Agro Kreasindo Nira asal Lebak Banten, bahkan diketahui nilai penjualannya naik signifikan saat pandemi.
Danial Muttaqin selaku Komisaris Utama PT. Agro Kreasindo Nira mengatakan, Produk yang berawal dari rintisan UMKM ini bisa survive disituasi pandemi Covid-19, nilai penjualannya pun naik signifikan.
“Alhamdulilah di masa pandemi seperti ini kami masih bisa survive dengan produk andalan kami, bahkan nilai penjualan kita naik signifikan saat pandemi” ujar Danial Muttaqin dalam keterangannya, Jumat (8/1).
Ia juga mengatakan, harapannya untuk masyarakat termotivasi untuk menanam jahe mengingat tingginya kebutuhan jahe hingga tidak bisa di cover dari wilayah lebak atau pun Provinsi banten, hingga mendapatkan suplai dari pulau Jawa dan Sumatera.
“Kebutuhan kami untuk jahe lumayan tinggi makanya tidak bisa di cover dari wilayah Lebak ataupun Provinsi Banten, kami juga mendapatkan suplai dari pulau Jawa dan Sumatera. Tapi kedepannya kami ingin petani-petani di Lebak ataupun di Banten Khususnya, bisa lebih termotivasi untuk menanam jahe, bukan hanya bisa mensuplai ke perusahaan kami saja tapi itu akan menghasilkan ke untungan tersendiri bagi para petani yang sedang survive menghadapi pandemi”, ujarnya
Diwaktu yang sama Danial Muttaqin selaku Komisaris Utama PT. Agro Kreasindo Nira membuka peluang bagi pelaku UMKM yang ingin bermitra bersama perusahaannya. (Puja/Red)