PendidikanRuang TokohSerangTerkini

Kenali Lebih Dekat Calon Ketua-Wakil Ketua DEMA FSY UIN SMH Banten No. Urut 01

SABBA.ID | Siapa yang tidak kenal dua sosok yakni Sahrul Hikam dan Wisnu Ruslly Pratama. Dua Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara dan Hukum Ekonomi Syariah ini sedang santer dibicarakan oleh para mahasiswa dalam dunia perpolitikan kampus UIN ‘SMH’ Banten. Pasalnya, mahasiswa yang saat ini duduk di semester enam ini merupakan Calon Ketua & Wakil Ketua DEMA Fakultas Syariah dengan nomer urut 01.

Sahrul Hikam, Pria kelahiran asal Tangerang ini selama menjadi mahasiswa ia tak sekedar kuliah, tapi juga selalu menyibukan dirinya dengan berorganisasi. Bahkan, tak jarang waktu tidurnya tersita oleh kegiatan-kegiatan organisasi. Karena menurutnya hidup adalah mencari kebermanfaatan, salah satunya adalah dengan jalan berorganisasi dan menebar manfaat.

Advertisement Space

Hikam mencalonkan diri memimpin DEMA Fakultas Syariah untuk menjadi garda terdepan dengan landasan motivasi Mardhotillah yang berarti mempunyai niat, mempunyai dorongan dari kawan-kawan teman seperjuangan kuliah baik di organisasi dan fakultas, serta dorongan dari orang tuanya yang membangun karakter keberaniaan, ingin maju dan bertarung.

“Bagi saya memimpin adalah siap untuk menderita baik dari tenaga dan waktu, karena itu saya siapkan diri untuk mengabdikan membangun Fakultas Syariah UIN SMH Banten dengan memberikan inovasi baru. Kepemimpinan juga berarti keteladanan dan tanggung jawab” kata Hikam ketika ditemui di lingkungan kampus.

Sementara itu, Wisnu Ruslly Pratama sendiri lahir di Desa Kananga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Menamatkan bangku pendidikan dasar sekolah dasar hingga SMA di desa kelahiran.

Anak laki-laki yang berasal dari Desa Kananga tersebut gemar membaca buku dan menulis. Selain itu, ia di kenal ramah oleh teman-temannya. Wisnu juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan organisasi intra kampus maupun ekstra kampus.
Bagi Hikam dan Wisnu, pemimpin adalah pribadi yang dikorbankan. Dalam artian, pemimpin harus melayani, memotivasi, dan memberikan sebuah karya dan bukti nyata. Seorang pemimpin harus bisa bekerja keras membuat gebrakan-gebrakan yang baru di organisasi dan itu sangat di butuhkan oleh semua mahasiswa dalam menemukan jati diri apalagi mengahadapi era VUCA saat ini.

Atas dasar semangat pemimpin seperti itu, Hikam dan Wisnu selaku Calon Ketua dan Wakil Ketua DEMA Fakultas Syariah UIN SMH Banten sebagai organisasi yang bersinergi, adaptif dan transformatif yang terjabar dalam visi misinya dalam mencalonkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua.

Menurut Wisnu kolaborasi mahasiswa sangat penting sebagai senjata yang sangat kuat. Bukan soal pribadi yang membuat unggul, siapa pintar siapa cerdas, tapi tentang siapa yang mampu bekerjasama dan berkolaborasi antar satu individu dengan individu lainya, antar satu organisai dengan organisasi lainya.

Advertisement Space

“Era Disruptif yang dibutuhkan saat ini adalah kemampuan kolaborasi dan kerja sama tim, kita harus punya unsur-unsur tersebut serta berkolaborasi melaksanakan program kerja” tutupnya.

Penulis meyakini bahwa Hikam dan Wisnu akan memberikan ide-ide briliant untuk Fakultas Syariah UIN ‘SMH’ Banten dalam setiap kegiatan organisasi. Inovasi dan kreatifitas yang mereka punya akan semakin menggairahkan atau memotivasi para mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Syariah untuk terus maju dan berkembang.

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!