PendidikanSerangUMKM

KKM 34 Uniba Desa Wargasara Pulau Tunda lakukan Pendampingan UMKM Kerupuk Ikan

Serang – Pulau Tunda, Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Serang, Banten, yang tergabung dalam kelompok 34 Kuliah Kerja Mahasiswa Desa Wargasara Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Dalam melaksanakan program kerja yang dilakukan oleh Mahasiswa KKM kelompok 34 Desa Wargasara Pulau Tunda, salah satu program tersebut melaksanakan pendampingan kepada pelaku UMKM. Dalam praktiknya Mahasiswa KKM kelompok 34, menemukan beberapa hambatan dalam melaksanakan pendampingan UMKM, Rabu (27/07).

Menurut Ibu Mutoharoh selaku salah satu pemilik UMKM tersebut, mengatakan bahwa produk UMKM Ikan Khas Pulau tunda tidak selalu sering melakukan aktivitas produksinya, dikarenakan sulitnya mendapatkan bahan baku untuk pembuatannya.

“Para pelaku UMKM Kerupuk Ikan khas Pulau Tunda tidak selalu memproduksi karena sulitnya mendapatkan bahan dasar pembuatan kerupuk ikan tersebut, hal ini disebabkan oleh faktor cuaca,” tandasnya.

Sementara itu, Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 34 Desa Wargasara Pulau Tunda akan terus melakukan pendampingan terhadap UMKM.

Produk UMKM nya

menurut Siti Jubaedah selaku Mahasiswa Bidang Program UMKM, mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi atas masalah sulitnya mencari bahan baku dengan cara berinovasi menggantikan ke jenis ikan lain yang mudah di peroleh dalam kondisi cuaca apapun.

“Kita akan melakukan solusi terhadap bahan dasar pembuatan kerupuk ikan ini dengan menggantikan ikan jenis lain yang mudah didapatkan, dan kita melakukan inovasi dalam hal packaging (pengemasan), agar menarik konsumen,” ungkapnya.

Produk UMKM kerupuk ikan khas Pulau Tunda tersebut saat ini dipasarkan kepada wisatawan atau konsumen yang hanya melakukan pemesanan terlebih dahulu (pre-order) dengan harga per bungkus Rp.10.000.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!