KomunitasPandeglangTerkini

Mengolah Sampah Menjadi Pupuk, Komunitas Rehabilitasi Gelar Kegiatan Mengompos Sampah

SABBA.ID | Pandeglang – Komunitas Rehabilitasi sukses menyelenggarakan kegiatan Mengompos sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tumbuhan. Jumat, (15/1).

Kegiatan ini dilaksanakan di pantai Caringin dan disiarkan secara langsung di official account Instagram Rehabilitasi.

Selain Komunitas Rehabilitasi, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari Forum Pemuda Caringin (FPC).

Salah satu peserta dari FPC Nurdin menuturkan “kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemanfaatan sampah rumah tangga (sampah organik) di era saat ini yg sedang trend bercocok tanam, mengompos harus menjadi salah satu kegiatan tambahan, agar yang bernilai organik begitu melekat dalam keseharian kita”. Tutur Nurdin.

Mengolah sampah dengan cara mengompos menjadi pupuk, merupakan salah satu
jalan ninja untuk membantu menanggulangi sampah.

Terutama sampah rumah tangga yang disinyalir meningkat tajam di masa Pandemi seperti sekarang ini.

Rehabilitasi sebagai komunitas yang bergerak di dunia lingkungan terutama untuk di daerah Kab. Pandeglang tidak tinggal diam melihat fenomena ini.

Mereka (Red: Rehabilitasi) menanggapinya dengan menggandeng Moch Faizal Zam-zami salah satu aktivis lingkungan asal desa menes untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat melalui acara yang bertajuk ” BELAJAR NGOMPOS : mengolah sampah organik”.

Setelah demo pembuatan pupuk organik ini selesai, Isal berharap anggota komunitas rehabilitasi bisa mempraktekannya dirumah masing-masing.

“saya berharap teman-teman komunitas rehabilitasi bisa mempraktekannya dirumah, sehingga dapat memberikan pengaruh baik untuk masyarakat sekitar” ujar isal.

Ia juga mengingatkan begitu banyak manfaat yang diambil dari olahan sampah organik.

“Begitu banyak manfaat yang bisa kita olah dari sampah organik, salah satunya pupuk yg bisa kita gunakan untuk tanaman dirumah masing-masing atau dikebun”. Tutur isal

Saat ditanyai keahliannya dalam mengolah sampah organik Isal memang kerap mempraktekan keahliannya disebuah bank sampah milik Pemuda Bakul (Banjar Kulon) Desa Menes.

“memang sebelumnya ini sudah sering saya lakukan, membuat pupuk organik dibank sampah milik Pemuda Bakul (Banjar Kulon) Desa Menes.” Ujar Faisal pemateri pada acara tersebut, yang juga diketahui sebagai demisioner Kumandang Banten 2017-2019.

Yola Oktaverina pengurus Rehabilitasi bidang Refleksi dan Implementasi memaparkan jika kegiatan ini dapat animo yang cukup bagus dari masyarakat mereka berencana akan membuat program kelas mengompos. (Idr/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!