
Pemerintah Kota Serang bergerak cepat menangani dampak banjir akibat cuaca ekstrem dan hujan deras yang melanda sejumlah wilayah. Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia memastikan dapur umum telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya makanan siap saji.
Agis juga menyampaikan, Pemkot Serang telah membuka Dapur Umum Gabungan yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Serang bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Banten. Dapur umum tersebut dipusatkan di Kantor Dinas Sosial Kota Serang.
“Pemkot Serang membuka dapur umum gabungan. RT dan RW dapat berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mengajukan permintaan makanan siap saji bagi warga terdampak,” ujar Agis, Senin (12/1/2026).
Agis menambahkan, bagi wilayah pengungsian yang telah memiliki dapur umum mandiri, Pemerintah Kota Serang tetap memberikan dukungan. Bantuan berupa bahan makanan dapat disalurkan melalui Dinas Sosial untuk menunjang kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
“Jika di titik pengungsian sudah ada dapur umum mandiri, kami siap mengirimkan bahan masak agar kebutuhan warga tetap terpenuhi,” jelasnya.
Selain penanganan logistik, Pemkot Serang juga menyiapkan langkah lanjutan untuk warga yang terdampak kerusakan rumah. Agis menyebutkan, rumah warga yang roboh akan dilakukan pendataan oleh aparat setempat untuk selanjutnya diberikan bantuan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta BPBD.
“Untuk rumah roboh, silakan RT dan RW berkoordinasi dengan lurah agar segera didata. Bantuan akan disalurkan melalui Perkim dan BPBD,” katanya.
Dalam aspek kesehatan, Agis memastikan layanan medis tetap siaga. Apabila terdapat pengungsian mandiri di tingkat RT dan RW yang membutuhkan layanan kesehatan, masyarakat dapat menghubungi camat setempat agar puskesmas dan Dinas Kesehatan segera diterjunkan ke lokasi.
“Jika ada kebutuhan layanan kesehatan di pengungsian mandiri, cukup lapor ke camat. Tim dari puskesmas dan Dinkes akan langsung meluncur,” pungkas Agis.
Sebagai informasi, Berdasarkan data sementara, banjir terjadi di lima kecamatan di Kota Serang. Selain itu, tercatat empat rumah roboh serta sejumlah pohon tumbang akibat intensitas hujan yang tinggi. Pemerintah Kota Serang terus melakukan pemantauan kondisi cuaca secara berkala berdasarkan informasi dari BMKG, sekaligus mengevakuasi warga terdampak ke titik-titik aman.
Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta terus berkoordinasi dengan aparat wilayah guna mempercepat penanganan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.





