PandeglangPeristiwaTerkini

Program BPNT Di Salah Satu Desa Cikeusik Diduga Jadi Lahan Bisnis

SABBA.ID | Pandeglang, (26/02/2022) – Ironis Program BPNT di duga di jadikan ladang bisnis oleh sejumlah oknum. Di Kampung Kediri Desa Cikuruhwetan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang -Banten, setelah disalurkan melalui PT POS Indonesia berupa uang tunai kisaran 600 ribu rupiah untuk 3 bulan. Akan tetapi para oknum yang memanfaatkan ajang bisnis masih saja melancarkan aksinya demi meraup keuntungan.

Salah seorang penerima manfaat yang enggan di sebutkan namanya sebut saja MH, mengkonfirmasi melalui wartawan terkait kebenaran kejadian ini.

“Setelah saya mengambil uang melalui PT POS di Desa Sumur Batu, uangnya itu sebesar 600 ribu, kemudian setelah itu langsung di serahkan ke kepala pemuda Kampung Kediri dan RT berdasarkan arahan dan musyawarah katanya untuk dibelanjakan ke salah satu toko / warung H. Isah” ungkapnya.

MH juga mengkonfirmasi bahwa ia tidak mengetahui uang tersebut di belanjakan apa.

“Saya langsung menerima barang belanjaan dari kepala pemuda dan RT tanpa mengetahui isinya dan kemudian menghabiskan uang sebesar 600 ribu rupiah tersebut”

Disisi lain, Ade selaku BPD Desa memaparkan kaitan pembelanjaan menu di program BPNT seharusnya keluarga penerima manfaat sendiri yang membelanjakan uang tersebut.

“Seharusnya si penerima manfaat yang langsung membelanjakan uang tersebut, karena mereka yang mengetahui kebutuhan dapur mereka, ini kenapa harus orang lain yang belanja? berarti disini ada dugaan kolektif pembelanjaan serta penggiringan dari oknum yang mencari keuntungan” tegasnya.

Ade juga langsung mengecek kepada salah seorang warga penerima manfaat terkait kebenaran informasi ini.

“Say sudah cek ke tempat pengambilan menu pembelanjaan bukan di warung, tapi di salah satu rumah seorang warga dan di duga bukan hasil keinginan keluarga penerima manfaat”. tutupnya

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!