JabodetabekKomunitasTerkini

Resmi Dilantik, PCNU Kota Tangerang Siap Bangun Kemandirian Ekonomi

SABBA.ID | Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang masa khidmat 2020-2025 resmi dilantik di Pondok Pesantren Roudhatussalam Cimone Tangerang, Minggu, 7 Maret 2021.

PCNU Kota Tangerang ke depan akan membentuk karakter yang mandiri, Memperkuat akhlaq berdasarkan Amaliah, Fikroh dan Haroqah Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah.

Dalam hal ini Organisasi Nahdatul Ulama (NU) membuktikan bahwa NU selalu ada di tengah masyarakat dan kehadiran nya pun terasa.

Ketua PCNU Kota Tangerang KH. Dedi Mahfudin mengungkapkan bahwa membentuk karakter NU yang mandiri tidak lepas dari adanya sinergitas dengan stakeholder yang ada.

“Kita akan berpijak secara profesional melakukan Amaliah Ahlusunah wal jamaah,” ujarnya.

Nanti, melalui program program yang akan dicetuskan melalui raker setelah pelantikan kepengurusan yang baru periode 2020-2025 ini,” terang Dedi.

Setelah Pelantikan nanti, melalui raker kita akan menyusun program-program kepengurusan periode 2020-2025 ini.

Program kerja dalam waktu dekat ini kita akan launching Lembaga Amil Zakat Infaq dan shodaqoh Nahdatul Ulama yang disingkat LazisNU.

“Kedepan kita, PCNU Kota Tangerang akan membumikan Zakat, Infaq dan shodaqoh ditengah masyarakat khususnya warga Nahdiyin, dan kami memiliki obsesi besar untuk dapat memiliki klinik NU, dengan multitalenta dari semua pengurusan PCNU Kota Tangerang yang sekarang. ungkapnya.

Saya (Dedi) mengucapkan rasa terima kasih dan apresisasi kepada seluruh pengurus PCNU Kota Tangerang terpilih, kata Dia tanpa mereka (pengurus), acara ini tidak akan terselenggara.

Turut hadir Ketua PBNU Marsudi Syuhudi, Ketua PWNU Provinsi Banten, KH. Bunyamin, Ketua DPC PKB Kota Tangerang Kemal Pasha Majid, Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Mujani, Anggota DPRD Provinsi Banten, Iskandar, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, dan para kyai dan alim ulama se-Kota Tangerang. (Rls/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!