PandeglangPemerintahTerkini

Sosialisasi Cegah Covid-19, Kemenag Pandeglang Bagikan 1000 Masker

SABBA.ID | Pandeglang – Dalam rangka mensosialisasikan pencegahan Covid-19 jajaran dari Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang membagikan sekitar 1000 masker kepada masyarakat dan pengguna jalan, Jumat (19/2).

Pembagian masker tersebut disebar di beberapa titik, diantaranya di depan Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang, Pasar Pandeglang dan lampu merah tugu jam alun-alun Pandeglang.

Selain pembagian masker, juga mensosialisasikan tentang 5M yaitu Menggunakan Masker, Mencuci tangan, Menggunakan handsenitezer, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan kepada masyarakat yang berada di luar rumah atau pengguna jalan.

H. Endang selaku Kepala Kemenag Kabupaten Pandeglang menuturkan, kegiatan yang dilakukan sebagai upaya jajaran Kemenag Pandeglang dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Hari ini kami turun jelajan untuk membagikan masker dan mensosialisasikan pentingnya 5M bagi masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya kami bersinergi dengan TNI/Polri dalam penanganan dan pencegahan Covid-19,” tutur Endang dalam keterangannya.

Ia juga mengatakan, selain membagikan masker, tim satgas penanganan dan pencegahan Covid-19 yang diketahui oleh Kasubag Umum beberapa kali melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan kantor Kemenag Pandeglang.

“Setiap hari Jumat semua ruangan dilingkungan Kemenag Pandeglang dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan Covid-19 sesuai intruksi Pak Mentri Agama RI” ujar Endang.

Diwaktu yang sama Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pandeglang Wawan Sopwan menyampaikan, pihaknya juga telah membagikan masker dan alat pendukung guna pencegahan dan penanganan Covid-19 termasuk sosialisasi langsung kepada masyarakat akan pentingnya 5M.

“Kami dari pihak Kemenag juga telah membagikan masker dan alat pendukung guna pencegahan Covid-19,” ujarnya. (Puja/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!