PendidikanTangerang SelatanTerkini

Tembus 1124 Dosis Per Hari, BEM PTMI: Ini Merupakan Ikhtiar Melawan Pandemi Covid 19

SABBA.ID – Tangerang, Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (BEM PTMI) menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan berupa pemberian vaksin covid 19 dosis 1 (satu), 2 (dua), dan booster. Hal ini dilakukan demi menyusul kebijakan yang diterapkan pemerintah sebagai syarat untuk mudik menjelang lebaran 2022. Di kantor kecamatan Pamulang, kota Tangerang Selatan, pada Selasa (29/3)

Nadief Rahman Harris Koordinator Presidium Nasional BEM PTMI sebagai sebuah bentuk kontribusi langsung terhadap masyarakat yang terdampak pandemi. Vaksinasi Serentak bersama Kepolisian Republik Indonesia yang diadakan di 34 Provinsi ini menargetkan pada anak-anak dan Lansia.

“Pandemi adalah tantangan kemanusiaan yang harus dijawab dengan perspektif kemanusiaan juga. BEM PTMI yang berkesempatan berkolaborasi untuk memberikan sumbangsih menyambut baik semua hal yang bersifat baik yang dapat dilakukan bersama, termasuk dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia, ini adalah aksi nyata dalam kebaikan dan ikhtiar kita melawan pandemi covid-19. BEM PTMI berhasil melaksanakan vaksinasi dengan hasil 1124 dosis vaksin jenis Astrazeneca,” ucap Nadief

Lanjut Nadief, Mengingat agenda mudik bulan ramadhan 2022, BEM PTMI mendukung percepatan vaksinasi booster untuk memperkuat herd imunity masyarakat Indonesia. agar pandemi ini beralih menjadi endemi yang senantiasa mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan bisa kembali berjalan dengan baik. Sehingga, kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan sampai target yang diinginkan tercapai.

Nadief juga menambahkan, BEM PTMI dengan SDM yang berlimpah dibawah payung besar Muhammadiyah selalu siap menjadi garda terdepan dalam hal kebaikan, Nadief juga menyarankan bagi masyarakat yang belum mendapatkan suntik vaksin booster untuk segera mendaftar di gerai vaksinasi terdekat agar Imun tubuh terus meningkat dalam melawan virus Covid 19.

“Kegiatan sosial kemasyrakatan seperti ini diharapkan dapat terlaksana secara konsisten. Sebab, begitu sebuah kebijakan sudah ada, pada akhirnya harus disertai dengan solusi agar kebijakan tersebut bisa disatukan dan dipatuhi, termasuk masalah persyaratan vaksinasi booster masyarakat harus mendapat infromasi serta pelayanan yang baik terkait vaksin tersebut,” ujar Nadief

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!