KomunitasSerangTerkini

Tingkatkan Keilmuan Pemberdayaan Para Relawan, Reliq Gelar Diskusi Terbuka

SABBA.ID | Serang – Sebagai upaya meningkatkan keilmuan pemberdayaan, Rumah Edukasi dan Literasi al-Qur’an (ReliQ) mengadakan kegiatan Diskusi Terbuka dengan tema “Asyiknya menjadi relawan sosial, pemahaman dan pengaplikasian” di Rumah ReliQ, Kesawon Selatri Desa Terondol, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (24/1).

ReliQ merupakan lembaga yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat muslim, khususnya untuk bidang keislaman melalui dua jalan utama, yakni edukasi dan pengembangan literasi berbasis al-Qur’an.

Dalam sambutannya Direktur Eksekutif ReliQ, Sofa Sofiyani mengatakan bahwa kegiatan Diskusi terbuka upaya meningkatkan kemampuan relawan dalam menunjang kebutuhan di masyarakat.

“Kegiatan diskusi terbuka ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman relawan akan pemberdayaan serta untuk mengimplementasikan kegiatan pemberdayaan pada masyarakat di lapangan. Narasumber yang dihadirkan merupakan anak muda yang bergelut di dunia pemberdayaan, yaitu Tirta Rahayu dari Dompet Dhuafa Banten, dan Tita Ghea Tansia dari LAZ Harfa Banten. Mereka adalah Alumni Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam UIN SMH Banten yang kini bergelut di dunia pemberdayaan masyarakat” ujar Sofa dalam Sambutanya.

Lanjut Sofa, ia berharap dengan digelarnya diskusi terbuka ini relawan memberikan dampak terhadap masyarakat yang nanti akan di jadikan objek pengabdian.

“Diskusi terbuka ini merupakan Gerakan awal untuk membekali relawan ReliQ terjun ke Lokasi pengabdian. Harapan kedepannya relawan dapat memberikan dampak yang signifikan untuk masyarakat di tempat pengabdian” ujar sofa.

Ditempat yang sama, Aprilia salah satu peserta kegiatan diskusi terbuka merasa senang mengikuti kegiatan diskusi ini.

“Saya merasa senang mengikuti kegiatan diskusi terbuka ini, karena dari pembawaan narasumber dan ilmu yang disampaikan sangatlah simpel dan mudah untuk dimengerti. Terutama materi tentang Gerakan kerelawanan itu asyik dan seru” katanya.

“Harapan kedepannya, semoga ilmu yang saya pelajari hari ini bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat” tandas April. (Rls/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!