KomunitasSerangTerkini

Tolak Sodetan Ciujung, PP GAMSUT: Pengerjaan Proyek Merugikan Masyarakat

SABBA.ID |Serang – Rabu (18/8). Pengerjaan proyek pembangunan intake atau sodetan sungai Ciujung di Desa Puser Kecamatan Tirtayasa, dinilai mahasiswa merugikan masyarakat.

Pasalnya, pembangunan intake tersebut diduga tidak memperhatikan masyarakat lokal dan lingkungan serta tanpa perencanaan dan kajian yang matang, sehingga menimbulkan dampak sosial, bahkan dapat membahayakan masyarakat di sekitar proyek konstruksi intake tersebut.

Gerakan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut) menilai pengerjaan intake atau sodetan ini juga banyak dikeluhkan masyarakat, Sefullah Ketua Umum Gamsut mengatakan hal demikian.

“Pengerjaan proyek intake ini dikeluhkan masyarakat, proyek intake telah menutup akses jalan, rawan ambruk, mengganggu aliran irigasi petani yang saat ini padahal sangat memerlukan air untuk garapan sawahnya. kita lihat, akibat pekerjaan intake ini sudah harus mengorbankan masyarakat banyak akibat dari gangguan yang di timbulkan” Kata Saefullah.

Lanjut Saefullah “Kami meminta Pemkab Serang, DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang supaya melakukan koordinasi dengan pihak BBWS juga kontraktor terkait keluhan masyarakat dan dampak dari pembangunan intake/Sodetan terhadap lingkungan sekitar.” Mintanya.

Sebelumnya Gamsut telah banyak melakukan tindakan penolakan dan memprotes pembangunan intake tersebut, baik audiensi dan aksi demonstrasi di berbagai instansi terkait misalnya di BBWS, Bupati, DPRD, DLH Kabupaten. Serang, juga PDAM Tirta Albantani. Namun keluhan Masyarakat tidak di tanggapi dan dalam hal ini Gamsut juga menuding bahwa BBWS cenderung memaksakan proyek sodetan, padahal proyek sodetan secara kajian lingkungan masih lemah dan belum dibahas komprehensif.

Terakhir Ketum Gamsut juga meminta agar BBWS lebih fokus untuk melanjutkan normalisasi sungai ciujung

“Lebih baik BBWS C3 fokus saja melanjutkan Normalisasi Ciujung Lama karena itu harapan masyarakat bukannya memaksakan pembangunan intake/ sodetan yang akan mencemari lingkungan. (Rls/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!