PemerintahPendidikanSerangTerkini

BEM UPG Sikapi Gubernur dan BEMNUS Banten yang dinilai Sakiti Hati Buruh

SABBA.ID | Serang, (26/12/21). Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Primagraha (UPG) menyampaikan bentuk tidak setuju dan kekecewaannya atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Gubernur Banten dan Koordinator Daerah (Korda) Badan Eksekutif Nusantara (BEMNUS) Banten yang dinilai telah menyakiti hati para buruh ihwal permintaan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022.

Robi Firdaus selaku Ketua BEM UPG angkat bicara dan menyampaikan kekecewaannya kepada awak media.

Ia menilai bahwa aksi buruh yang sampai menduduki kantor Gubernur Banten tersebut, adalah bentuk yang wajar ketika aspirasi mereka tidak didengar oleh Gubernur Banten.

Robi juga menyarankan sebaiknya Gubernur Banten dapat memanggil para pimpinan buruh untuk melakukan pertemuan dan dialog untuk menyampaikan langsung aspirasinya kepada gubernur.

“Aspirasi buruh tersebut adalah bagian dari hak yang tentunya harus ditampung dan diperhatikan oleh pemangku kebijakan di pemerintahan” ungkapnya.

Kemudian Robi juga berharap agar aspirasi buruh bisa menjadi bahan masukan terkait kebijakan Pemprov Banten selaku pemangku kebijkan.

“Yang namanya aspirasi harus ditampung menjadi bahan masukan bagi kebijakan Pemerintah di masa otonomi daerah. Pemerintah harus mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan harapan dan keinginan buruh bukan malah mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hati para buruh” ujarnya.

Seperti diketahui Gubernur Banten Wahidin Halim pernah meminta agar pengusaha mencari karyawan baru paska buruh melakukan aksi demonstrasi untuk meminta kenaikan UMP awal Desember lalu.

Diakhir, Robi menyikapi perihal statement BEMNUS Banten yang dianggap memperkeruh suasana.

“Saya berharap agar statement yang mengatasnamakan BEMNUS Banten untuk dapat ditarik dan dihapuskan, karena memperkeruh suasana dan menyakiti hati buruh yang sedang berjuang menyampaikan aspirasinya”. tutupnya.

Show More

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!