NasionalPeristiwaTangerang RayaTerkini

Lintas Komunitas Kota Tangerang Serahkan Donasi Rp124 Juta untuk Korban Bencana melalui Baznas

SABBA.id, Tangerang Raya – Semangat kepedulian masyarakat Kota Tangerang terhadap sesama kembali terbukti. Melalui wadah Lintas Komunitas Kota Tangerang, sebanyak 62 komunitas bersatu menggalang dana untuk meringankan beban para korban bencana alam di Pulau Sumatera.​

Hasil penggalangan dana tersebut diserahkan secara resmi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang pada Rabu (7/1/2026). Total donasi yang terkumpul mencapai Rp124.816.978, yang merupakan hasil dari berbagai aktivasi kemanusiaan, termasuk konser amal.​​

Ketua Pelaksana Lintas Komunitas, Saiful Basri, menjelaskan bahwa dana tersebut dihimpun melalui kegiatan bertajuk “Konser Kemanusiaan”. Teknis penggalangan dilakukan secara variatif, mulai dari penyebaran kode QRIS hingga kotak donasi langsung di lokasi acara.​

“Alhamdulillah, hari ini kami menyetorkan hasil donasi dari teman-teman Lintas Komunitas Kota Tangerang. Ini menjadi wajah dan cermin baru bagi komunitas di Tangerang untuk bersatu dan memiliki visi yang sama dalam aksi kemanusiaan dan pembangunan kota,” ujar Marsel sapaan karibnya.

​Ia menambahkan bahwa kontribusi komunitas tidak hanya berupa materi. Sejumlah relawan juga telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana untuk membantu pembangunan tenda pengungsian, penyaluran logistik, hingga bantuan tenaga lapangan.​Penyerahan donasi ini disambut hangat oleh BAZNAS Kota Tangerang.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif anak-anak muda dan pegiat komunitas di Kota Tangerang.​

“Ini adalah contoh baik yang akan menjadi estafet kebaikan bagi generasi mendatang. Kami sangat mengapresiasi semangat teman-teman Lintas Komunitas yang terus berbuat baik tanpa henti,” ungkap Sobrun.

Advertisement Space

​Terkait situasi di lokasi bencana, khususnya di wilayah Agam dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sobrun menjelaskan bahwa status tanggap darurat telah diperpanjang hingga 14 Januari 2026 akibat adanya bencana susulan dan tanah longsor yang memutus akses jalan.​

“Saat ini prioritas kami masih pada fase kedaruratan. Dapur umum menjadi kebutuhan mendesak karena warga membutuhkan pengolahan logistik menjadi makanan siap saji. Kami juga terus berkoordinasi dengan BAZNAS RI dan pemerintah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” jelasnya.

Meski fokus saat ini masih pada pemenuhan kebutuhan pangan (dapur umum), BAZNAS Kota Tangerang sudah mulai merencanakan fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia melanjutkan, bahwa dana dari masyarakat Kota Tangerang sebelumnya bahkan telah digunakan untuk membangun kembali rumah warga yang hancur tergerus arus sungai di Pesisir Selatan.​

“Harapan kami, aksi ini tidak berhenti di sini. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera akan memakan waktu panjang. Dukungan dari komunitas akan terus kami nantikan demi kemaslahatan masyarakat banyak,” tutup Sobrun.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!