Masyarakat Kampung Cipining Perbaiki Jalan Nasional Secara Swadaya
SABBA.ID | Pandeglang – Sejumlah warga di Kampung Cipining, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, berusaha memperbaiki jalan nasional secara swadaya, mereka terus menggalang dana untuk dapat membeli material seperti semen, pasir dan batu agar dapat mengecor jalan yang kerap mengakibatkan kecelakaan. Jumat 19 Maret 2021
Upaya itu terpaksa dilakukan oleh masyarakat sekitar lantaran kondisi jalan menuju Taman Nasional Ujung Kulon rusak parah dan memprihatinkan, namun nelum kunjung juga di lakukan perbaikan oleh pemerintah daerah ataupun pusat.
“Baru dua hari sama ini, rencana mau di cor semampunya. Udah tahunan rusak udah beberapa kali di cor sama masyarakat,” cetusnya
“Belum kalau dari pemerintah, gak tau dari tahun berapa jalan ini rusak,” ungkapnya
Ia mengaku, sebelumnya masyarakat sekitar juga meminta bantuan kepada sejumlah tambak untuk dapat berpartisipasi membantu biaya pembelian material.
“Dari perusahaan di kasih 5 juta, dari keseluruhan tambak, melalui panitia pembangunan jalan, kasin ke mobil, kita mah semampunya ajah, adapaun kalau ada yang mau nyumbang lagi ya kami terima,” imbuhnya
Menurut Iip (45) tidak adanya saluran irigasi pada jalan menanjak itu jug amempengaruhi dan membuat jalan mudah rusak dan memprihatinkan.
“Karena gak ada irigasi jadi air nya ke jalan, jadi cepet rusak jalannya,” sambungnya
Selain itu, hal serupa juga dikeluhkan Muklis, ia menuturkan, aksi swadaya masyarakat ini dilakukan untuk membantu meringankan beban pemerintah daerah ataupun pusat agar tidak terlalu besar mengeluarkan dana untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Karena membangun jalan ini tidak akan cukup hanya dengan APB atau APBN kami berinisiatif melakukan iuran untuk membangun jalan ini agar tidak terjadi kecelakaan pengguna jalan karena saat ini kondisinya rusk parah,” serunya
Ia berharap Pemerintah daerah ataupun pusat dapat segera turun tangan meneruskan pengerjaan swadaya masyarakat tersebut.
“Kami berharap dan terus menunggu baik dari pemda ataupun pusat dapat segera memperbaiki jalan ini, karena hingga saat ini itu hanya angan-angan,” ungkapnya (Rls/Red)