SerangTerkini

Diduga Peras Salah Satu SKPD, Oknum LSM Mengatasnamakan Kejati Banten Bikin Resah

SABBA.ID | Serang – Rendahnya serapan anggaran dilingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) Banten kini menjadi tugas baru untuk diselesaikan, agar tidak menjadi preseden buruk terhadap kinerja pemprov yang sering menjadi sorotan publk.

Para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pun diminta tidak ragu untuk menggunakan anggaran dalam menunjang pembangunan dan pemberdayaan.

Namun, ada keterangan dari inisial “S” yang tidak mau disebut namanya berstatus sebagai ASN menyebut ada SKPD di pemprov banten hari ini yang sedang gelisah.

“S” mengungkapkan kegelisahan tersebut dilatarbelakangi lantaran adanya salah satu oknum LSM yang tak bertanggungjawab, dinilai mencari-cari kesalahan salahsatu SKPD di Pemprov Banten dengan mengatasnamakan Kejati Banten.

‘S’ Mengatakan “oknum LSM ini melakukan pemerasan mengatasnamakan Kejati Banten dengan alibi akan memeriksa SKPD Provinsi Banten tersebut.” Ujarnya

“Sehingga berujung pemerasan untuk menutupi dan memberhentikan pemeriksaan yang mengatasnamakan Kejati Banten tersebut.” Lanjut “S”

Sementara Ketua LSM Laser (Laskar Eksistensi Rakyat) Banten. Satiri. mengemukakan memang benar oknum LSM tersebut diduga melakukan pemerasan kepada salah satu SKPD yang ada di Provinsi Banten.

“Ya, saya memperoleh informasi tersebut dari SKPD Provinsi Banten yang menjadi korban pemerasan, kejadiannya sekitar dua minggu lalu”, Ungkap Satiri kepada wartawan Sabba.id pada Rabu (8/12/21).

Ketua Laser Banten. Satiri, atas kejadian ini merasa kecewa dengan oknum LSM ini, dan mengecam atas perbuatan oknum LSM tidak bertanggungjawab ini.

“Mengecam keras, atas perbuatan oknum tersebut yang telah mencoreng nama baik LSM sebagai organisasi yang bertujuan ikut dalam mengawasi jalannya pemerintahan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang, ini justru malah memeras pemerintah dengan mengklaim sebagai kejati banten” Tutup Satiri. (Taufik/Red)

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!