PemerintahSerangTerkini

Targetkan Progam Kampung Iklim, Dinas DLHK Provinsi Banten Bagikan Bibit Tanaman MPTS

Serang – (13/05/2022). Dalam rangka melaksanakn program Pembinaan Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten membagikan bantuan bibit tanaman MPTS, benih dan gerobak sampah secara simbolis ke lurah Pipitan dan warga RW.02 Pipitan Kota serang.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mencapai target Program Kampung Iklim (ProKlim) pada Tahun 2024 sebagaimana arahan Presiden Rl. Seruan ini ditujukan kepada Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan pada pemerintah tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota sampai ketingkat Kelurahan serta lembaga keuangan, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, mitra pembangunan dan para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh masyarakat, untuk bersama-sama, bahu-membahu memberikan kontribusi pemikiran ataupun kegiatan nyata di lapangan, di masing-masing area of interest/responsibility.

”Proklim merupakan bentuk aksi nyata untuk mewujudkan ketahanan iklim dan gaya hidup rendah emisi gas rumah kaca di tingkat tapak, melalui pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujar Wawan Gunawan selaku Kepala Dinas DLHK Provinsi Banten.

Ia menjelaskan jika pelibatan masyarakat di tingkat Kabupaten/Kota, baik di level desa, dusun, kampung, menjadi salah satu kunci keberhasilan pengendalian perubahan iklim. 

“Emisi karbon sebagai penyebab perubahan iklim tidak bisa lepas dari kegiatan antropogenik, dan dari sisi dampak masyarakatlah yang langsung merasakan berbagai dampak akibat terjadinya perubahan iklim tersebut, sehingga masyarakat perlu diperankan sebagai aktor sebenarnya dalam upaya pengendalian iklim,” jelasnya.

Jika upaya efisiensi penggunaan energi, pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga, limbah peternakan dan pertanian, pengelolaan hutan berkelanjutan menjadi dasar upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu efisiensi penggunaan air, konservasi tanah dan air, peningkatan ketahanan pangan, upaya penanggulangan bencana seperti banjir dan longsor, pola pertanian berkelanjutan, perlindungan terhadap penyakit akan menjadi kunci keberhasilan adaptasi perubahan iklim.

Kegiatan atau praktik baik terkait adaptasi dan mitigasi perubahan iklim tersebutlah yang ia sebutkan sedang terus didorong oleh Pemerintah melalui DLHK untuk dikembangkan di tingkat Kabupaten/Kota melalui ProKlim untuk membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK berbasis masyarakat. 

“Program Kampung Iklim/ProKlim merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi masyarakat di tingkat tapak dalam pencapaian target NDC Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, terkait dengan mitigasi perubahan iklim, pemerintah Provinsi Banten terus bergerak nyata memperkuat kebijakan Pemerintah Daerah, salah satunya untuk sektor hutan dan penggunaan lahan lainnya (Forest and Other Land Use/FOLU), dengan keluarnya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 168 Tahun 2022 tentang FOLU Net Sink 2030 yang ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2022. 

Hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah yang mengusung konsep ‘Indonesia FOLU Net Sink 2030’ sebagai sebuah pendekatan dan strategi dimana pada tahun 2030, tingkat serapan emisi sektor FOLU ditargetkan sudah berimbang atau lebih tinggi dari pada tingkat emisinya (Net Sink). Sektor FOLU ditargetkan dapat menurunkan hampir 60% dari total target penurunan emisi nasional.

Wawan Gunawan pun mengaitkan jika semangat mengendalikan Perubahan iklim selaras dengan semangat yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Semangat ini diharapkan meginspirasi dan menjadi contoh bagi Provinsi-provinsi yang diruang lingkup Indonesia secara umum, bahwa provinsi Banten  mampu menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan menunjukkan bahwa diperlukan keseimbangan peran antar berbagai Perovinsi dalam tujuan mulia, yakni melindungi bumi dan manusia dengan menjaga kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat Celsius bahkan diupayakan di bawah 1,5 derajat Celsius. 

“Provinsi Banten memiliki peluang untuk memberikan contoh-contoh yang baik dan kerja serius dalam pengendalian perubahan iklim, salah satunya melalui kegiatan ProKlim

Kegiatan tersebut dihadiri Ir. Naen Sunendar selaku Sekdis DLHK Provinsi Banten,
Kabid PSLB3PP Taufik Rahman, SH
DLHK Kota serang, Lurah Pipitan dan Jajaran dan warga RW.02 Pipitan.

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!