Kesehatan

Diet Sehat dan Hemat Dimasa Pandemi

Setiap tubuh baik itu milik wanita atau pria, anak kecil atau yang sudah dewasa, tentu mendambakan tubuh yang sehat. Efek dari tubuh yang sehat bukan hanya merasa bugar atau mudah melakukan banyak kegiatan. Tapi efek dari tubuh yang sehat juga dapat berpengaruh pada bentuk tubuh yang ideal, bentuk tubuh yang ideal ialah ukuran tubuh yang sesuai dengan tinggi badan. Proporsi yang pas. Jadi hal tersebut tidak terpaut pada berat badan saja, semisal berat badan seorang wanita 60 kg, tapi tinggi badannya sampai 165, hal tersebut tidak daat dikatakan bahwa wanita tersebut overload karena diukur dari berat badannya, tapi harus disesuaikan dengan tinggi badan orang tersebut. Nah, untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan sehat tentunya tidak didapatkan dengan cara instan, ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi.

Mungkin jika dilihat dari perkembangan zaman, mulainya marak obat-obat pelangsing yang beredar dipasaran, bahkan jalan oprasi-pun sudah mulai merebak dijalankan. Tapi, apa hal tersebut dibenarkan? Apa hal tersebut baik untuk tubuh dikemudian harinya?

Dilansir dari Alodokter Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Pada tahun 2010, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik enam merek obat diet dari pasaran karena mengandung sibutramine. Bahan ini sudah dinyatakan tidak aman digunakan sebagai obat pelangsing tubuh karena bisa meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Terlepas dari efek samping yang begitu banyak, mengkonsumsi obat pelangsing sangat tidak disarankan, apalagi jika tidak dibarengi dengan pola hidup yang baik.

Sedangkan efek dari sedot lemak menurut lampiran Kompas.com Tahun 2019, ialah dikeluarkannya Lemak dengan sebuah alat bernama kanula, yang dimasukkan ke dalam kulit. Kemudian, vakum berkekuatan tinggi-pun dinyalakan lewat kanula itu.

Tidak berbeda jauh dengan obat pelangsing, melakukan oprasi sedot lemak-pun memiliki beberapa efek samping yang tidak baik bagi tubuh, jika tidak benar-benar dirawat pasca oprasi.

Efek samping dari melakukan oprasi sedot lemak seperti kulit kendur, timbulnya kantong cairan, mati rasa, infeksi, rusaknya organ dalam, emboli lemak, masalah ginjal, jantung, dan keracunan obat anestesi.

Seperti pil pelangsing, oprasi sedot lemak sangat tidak disarankan, walaupun dapat dikatakan aman dan sering dilakukan. Salah satu efek yang langsung terasa pasca oprasi ialah rasa sakit, pembengkakan, dan memar pada bagian yang dioprasi.

Begitu pula dengan banyaknya macam-macam jenis diet yang banyak dilakukan, seperti diet Intermittent fasting, diet vegan, diet vegetarian, diet mediterania, diet paleo, dan banyak jenis diet lainnya. Sayangnya dari begitu banyak macam diet hanya berfokus pada penurunan berat badan saja, sehingga tetap akan timbul efek yang kurang baik pada tubuh, seperti kurangnya asupan nutrisi, protein, kolin, dsb.

Mengingat masa pandemi tak kunjung berakhir, diet yang mengharuskan keluar rumah, sangat tidak disarankan. Jadi, disini penulis ingin sedikit berbagi tips atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bentuk tubuh yang tidak hanya ideal tapi juga sehat, hemat, dan dapat dilakukan walau di dalam rumah saja.

Ditulis dalam laman Detik Health, berikut tips-tips sehat dan mudah yang bisa membantu menurunkan berat badan ala Jansen Ongko:

1. Minum air sebelum makan

Meminum air sebelum makan bisa membantu menurunkan berat badan karena membuat tubuh lebih cepat merasa kenyang, sehingga keinginan untuk melahap makanan dalam jumlah banyak dapat berkurang, apalagi ngemil yang harus melibatkan diri keluar rumah.

2. Sarapan penting

Sarapan adalah bagian penting dari penurunan berat badan. Dengan sarapan yang rutin, keinginan untuk mengonsumsi makanan atau camilan yang tidak sehat jadi berkurang.

3. Makan makanan yang tepat

Maksud dari memakan makanan yang tepat ialah mengonsumsi makanan berprotein dan berserat. Makanan berprotein bisa membantu tubuh membakar lemak dan menjadi sumber energi. Dan juga Makanan berserat yang dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama, namun rendah kandungan kalori.

4. Makan dalam porsi kecil

Makan dalam porsi yang kecil dapat disiasati dengan ukuran wadah makanan yang lebih kecil. Menurut penelitian, makan dengan piring atau mangkuk kecil dapat membuat kamu terbiasa makan dengan porsi yang sedikit, sehingga jumlah asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh juga akan berkurang.

5. Makan pelan-pelan

Selain makan dalam porsi kecil, makan secara perlahan dan santai juga dapat mendukung penurunan berat badan.

6. Tidak ada pantangan

Tidak perlu menghindari makanan yang kamu suka. Jika kamu menjauhi makanan tersebut, keinginanmu untuk mengonsumsinya malah akan jadi lebih kuat. Jadi kuncinya bukan menjauhi, tapi membatasinya.

7. Tidur cukup

Pastikan waktu tidurmu tercukupi dengan baik. Sebab, saat kurang tidur, produksi hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan dapat meningkat. Efeknya, kamu akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi dalam jumlah banyak.

8. Aktif bergerak

Yang dimaksud dengan aktif bergerak ialah dengan melakukan olahraga. Olahraga yang dilakukan secara rutin akan membantu membakar kelebihan kalori yang tidak bisa dipangkas hanya dengan menjalani diet. Olahraga tidak perlu dilakukan diluar ruangan saja, di dalam rumahpun seperti membawa beban ember berisi air, atau olahraga yoga-pun dapat dilakukan.

Demikian 8 tips penurunan berat badan yang disarakan, selain memakan makanan yang cukup dan sehat, disertai pula kegiatan-kegiatan yang aktif dan bermanfaat bagi tubuh, sehingga penurunan berat badan dan membentuk ukuran tubuh yang proporsional daparlt didapatkan..

Penulis : Dwi Haryanti

Show More

Redaksi

Teruntuk pembaca setia Sabba “Semua harus ditulis, apa pun. Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting, tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti berguna” (Pramoedya Ananta Toer)

Komentari Berita

Related Articles

Back to top button

Wett

Matiin Adblock Bro!