Sinergi LKBHMI Cabang Serang & Kodim 0602/Serang: Strategi Pembinaan Mental Ideologi dan Gerakan Sadar Beriman dalam Upaya Penegakan Supremasi Hukum

SERANG, 20 April 2026 – Di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan sosial dan ideologis, arah gerakan mahasiswa di Banten didorong untuk melakukan transformasi besar. Tidak lagi sekadar menjadi ekspresi kritik jalanan yang reaktif, energi gerakan mahasiswa kini diarahkan menuju pembentukan kepemimpinan kebangsaan yang berkarakter.
Gagasan strategis ini menjadi rumusan utama dalam audiensi antara Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Serang dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang.
Merespons inisiatif LKBHMI Cabang Serang tersebut, pihak Kodim 0602/Serang menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap paradigma baru ini. Sebagai wujud dukungan nyata, Kodim 0602/Serang berkomitmen untuk membawa rumusan gagasan ini ke tingkat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA). Diharapkan, langkah progresif ini mendapat sokongan penuh dari seluruh lapisan birokrasi pemerintahan, terutama pimpinan TNI di daerah serta kepala daerah itu sendiri.
Dukungan institusional ini dinilai sangat krusial, sebab inisiatif ini merupakan sebuah transformasi baru dari gerakan kemahasiswaan yang patut didukung oleh seluruh elemen penyelenggara negara.
Direktur Eksekutif LKBHMI Cabang Serang, Ardhya Naufal Fahri, S.H., C.Med., CIRP., memaparkan bahwa pondasi dari transformasi orientasi mahasiswa ini bertumpu pada Strategi Pembinaan Mental Ideologi dan Gerakan Sadar Beriman. Pendekatan ini mensinergikan penanaman nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dengan integritas spiritual sebagai basis utama dalam upaya penegakan supremasi hukum.
”Orang yang sadar akan keimanannya adalah mereka yang sadar akan eksistensi Tuhannya. Maka ia tidak akan berbuat onar maupun zalim, melainkan memberikan rasa aman serta membangun negara dengan baik,” tegas Ardhya.
Ardhya menambahkan bahwa pergeseran dari “ekspresi jalanan” menuju “kepemimpinan kebangsaan” pada hakikatnya adalah pergeseran dari politik simbolik ke politik tanggung jawab. Mahasiswa didorong untuk tidak menempuh jalur anarkis atau destruktif, melainkan mengedepankan etika demokrasi, kepatuhan pada hukum, serta memberikan kontribusi solusi yang konkret bagi masyarakat.
Melalui pilar penguatan iman dan spirit bela negara, mahasiswa tidak hanya dibentuk menjadi kelompok kontrol sosial yang kritis, tetapi dipersiapkan secara matang menjadi cadangan kepemimpinan nasional yang memiliki literasi strategis.
Ke depan, sinergi antara LKBHMI Cabang Serang dan Kodim 0602/Serang ini diharapkan mampu menjadi percontohan mitigasi konflik ideologis dan sosial di Banten. Gerakan kemahasiswaan yang telah bertransformasi ini diyakini akan menjadi kunci tegaknya supremasi hukum yang berkeadilan demi peradaban bangsa yang lebih maju.

