Gerakan Pemuda Al-Washliyah Banten Desak Evaluasi PPDB Terkait Kasus Atlet Berprestasi Gagal Masuk SMAN

SABBA.id, Banten – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al-Washliyah Provinsi Banten menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bunga, seorang atlet muda sepak bola putri berprestasi yang tengah memperjuangkan keadilan atas akses pendidikannya.
Bunga merupakan atlet sepak bola putri yang telah mengukir prestasi sejak kecil. Terakhir, ia mewakili Tangsel, Banten, hingga Indonesia di ajang internasional melalui klub Tangsel City saat bertanding melawan sejumlah klub dari berbagai negara di Swedia.
Ketua Pemuda Al-Washliyah Banten, Salman, menyayangkan seorang atlet berprestasi dunia seperti Bunga justru gagal menembus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi di salah satu SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Bunga adalah murid berprestasi di cabang olahraga sepak bola putri. Dia pernah bertanding dengan beberapa klub di Swedia, maka sudah sepatutnya ada keadilan pendidikan untuknya. Sangat disayangkan atlet yang pernah membawa nama Indonesia di panggung dunia justru tidak lolos pada jalur prestasi,” ujarnya pada Jumat, 31 Juli 2026.
Atas persoalan tersebut, GPA Banten mendesak Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan investigasi mendalam terkait sistem seleksi PPDB.
Selain itu, GPA Banten juga menyuarakan dukungan penuh terhadap langkah Komisi V DPRD Provinsi Banten yang berupaya mengawal dan menyelesaikan permasalahan pendidikan yang menimpa Bunga.
“Kami berharap Dindikbud Banten dapat mengevaluasi proses PPDB agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kami juga mendukung penuh Komisi V DPRD Provinsi Banten untuk turun tangan menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Provinsi Banten,” pungkas Salman.

