
Serang, Sabba.id (6/9/2026) – Di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai dirasakan masyarakat, kepedulian datang dari warga untuk warga. Relawan Fesbuk Banten News turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah titik di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (6/9/2026).
Pembagian masker dilakukan sejak siang hingga sore hari. Relawan menyasar masyarakat yang beraktivitas dan melintas di kawasan Anyer, terutama warga, tukang ojek, pedagang, wisatawan pantai hingga petugas parkir.
Dua titik menjadi lokasi pembagian masker, yakni di depan Masjid At-Taubah Anyer dan kawasan Pantai Pangaradan Anyer.
Relawan Fesbuk Banten News Taufiq mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.
“Masker kami bagikan kepada warga yang melintas, tukang ojek, pedagang, wisatawan pantai dan tukang parkir,” kata Taufiq.
Menurutnya, selain masker, warga juga menyampaikan kebutuhan lain untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik, terutama kacamata.
Keluhan tersebut muncul karena abu vulkanik yang terbawa angin membuat mata warga terasa perih, khususnya mereka yang beraktivitas di ruang terbuka.
“Warga bukan hanya membutuhkan masker, tetapi juga mengeluhkan membutuhkan kacamata karena abu vulkanik membuat mata perih,” ujarnya.
Taufiq mengatakan, aksi sosial tersebut tidak berhenti di Anyer. Relawan Fesbuk Banten News berencana kembali membagikan masker gratis di sejumlah wilayah pada Senin (7/9/2026).
“Besok kami juga akan membagikan masker di wilayah Kota Serang, Kota Cilegon dan Pandeglang,” katanya.
Ia berharap aksi tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi sebaran abu vulkanik.
Fesbuk Banten News juga membuka kesempatan bagi masyarakat, instansi maupun perusahaan yang ingin ikut berkontribusi dengan menyumbangkan masker.
“Jika ada warga atau instansi maupun perusahaan yang ingin menyumbangkan masker untuk didistribusikan, kami juga siap,” tutur Taufiq.
Aksi tersebut menjadi bentuk gotong royong masyarakat Banten dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Di tengah kondisi yang membutuhkan kewaspadaan, bantuan sederhana berupa masker diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.





