Eksistensi Pancasila di Tengah Kehidupan Digital Gen Z

Pancasila merupakan dasar negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
Di era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan media sosial, Generasi Z menjadi kelompok yang paling dekat dengan perubahan tersebut, kemudahan akses informasi membawa dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan komunikasi.
Namun, di sisi lain juga menimbulkan tantangan seperti penyebaran hoaks, intoleransi, cyberbullying, dan menurunnya semangat gotong royong. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai Pancasila berkembang dan diterapkan oleh Gen Z dalam kehidupan sehari-hari.
Diantaranya beberapa permasalahan yang menunjukkan tantangan penerapan nilai Pancasila di kalangan Gen Z antara lain yaitu:
- Maraknya penyebaran berita hoaks dan informasi yang belum tentu benar di media sosial.
- Munculnya ujaran kebencian dan sikap intoleransi terhadap perbedaan suku, agama, ras, dan budaya.
- Menurunnya interaksi sosial secara langsung karena ketergantungan terhadap teknologi dan gadget.
- Kurangnya pemahaman sebagian generasi muda mengenai makna dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
- Adanya pengaruh budaya asing yang terkadang membuat sebagian anak muda mengabaikanidentitas dan budaya bangsa sendiri.
Maka beberapa solusi yang bisa diupayakan menurut penulis diantaranya yaitu:
- Meningkatkan pendidikan karakter dan pemahaman Pancasila melalui sekolah maupun media digital.
- Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten positif yang mencerminkan nilai-nilai pancasila
- Mengembangkan literasi digital agar generasi muda mampu menyaring informasi dengan bijak.
- Mendorong kegiatan sosial, gotong royong, dan organisasi kepemudaan untuk memperkuat rasa persatuan.
- Menumbuhkan sikap toleransi dan menghargai keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Selanjutnya menurut penulis, Pancasila masih sangat relevan di era modern karena menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan teknologi dan globalisasi. Sebagai bagian dari Generasi Z, kita harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kemajuan zaman tidak akan menghilangkan jati diri bangsa Indonesia.
Penulis : Muhammad Nurfazri Dwitama – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang




